ORINEWS.id – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Aceh Utara menjalin kerja sama dengan AHASS Honda Gemilang Motor untuk membantu masyarakat terdampak banjir melalui program “Service Mura Plus”.
Program tersebut menyasar kendaraan roda dua milik warga yang rusak akibat banjir bandang dan genangan air di sejumlah wilayah Aceh Utara.
Ketua Bawaslu Aceh Utara, H. Syahrizal, mengatakan program itu merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat pascabencana, terutama dalam mendukung mobilitas warga.
“Kami melihat langsung kondisi masyarakat pascabanjir yang melanda Aceh Utara. Sepeda motor adalah tulang punggung transportasi warga kita. Jika mogok, aktivitas ekonomi dan sosial ikut terganggu,” ujar Syahrizal, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, banyak kendaraan warga yang terendam banjir sehingga membutuhkan perawatan khusus agar dapat kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari, termasuk kendaraan milik pengawas pemilu di lingkungan sekretariat Bawaslu Aceh Utara.
Karena itu, pihaknya menggandeng AHASS Honda Gemilang Motor untuk menghadirkan layanan servis dengan biaya terjangkau.
Pihak AHASS Honda Gemilang Motor menyebut program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu pemulihan pascabencana melalui program “Sinergi Bagi Negeri” yang digagas PT Astra Honda Motor.
Sebelumnya, Astra Honda Motor juga telah mengerahkan puluhan teknisi untuk menangani ribuan sepeda motor terdampak banjir di wilayah Sumatera, termasuk Aceh.
“Dalam program Service Mura Plus ini, kami memberikan diskon khusus untuk jasa servis dan penggantian suku cadang tertentu yang biasa rusak akibat banjir, seperti sistem kelistrikan, injeksi, serta pengurasan air di mesin,” ujar pimpinan AHASS Honda Gemilang Motor.
Program tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Aceh Utara di Desa Meucat, Kecamatan Syamtalira Aron, dan tidak hanya diperuntukkan bagi pengawas pemilu, tetapi juga masyarakat umum yang terdampak bencana.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan injeksi, pembersihan CVT, penggantian oli, hingga perbaikan sistem rem dan kopling.
Salah seorang warga Kecamatan Syamtalira Aron, Edi Syahputra, mengaku terbantu dengan program tersebut setelah sepeda motornya sempat terendam banjir setinggi 50 sentimeter.
“Saya kira harus ganti mesin, ternyata cukup dibersihkan dan ganti beberapa part kelistrikan. Harganya jauh lebih murah dari biasanya. Ini sangat membantu saya yang lagi fokus perbaiki rumah,” katanya.
Melalui program Service Mura Plus, Bawaslu Aceh Utara berharap aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat kembali normal sehingga pemulihan ekonomi pascabencana bisa berlangsung lebih cepat. []






































































