ORINEWS.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengawasan pangan sekaligus pemberdayaan UMKM lokal melalui kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendorong pengembangan garam yodium rakyat sebagai upaya mendukung pencegahan stunting dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, dan disambut Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, bersama jajaran pemerintah daerah serta instansi terkait. Pertemuan itu menjadi bagian dari penguatan koordinasi pengawasan obat dan makanan sekaligus pengembangan produk pangan lokal yang aman dan berdaya saing.
Dalam agenda tersebut, turut hadir sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pidie Jaya. Hasil koordinasi lintas sektor kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan lapangan ke sarana produksi garam curah rakyat di Desa Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.
Tim BBPOM Aceh bersama Dinas Perikanan dan Kelautan meninjau kesiapan fasilitas produksi garam yodium rakyat serta menilai potensi dan kelayakan sarana agar memenuhi standar produksi pangan olahan yang baik.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengatakan pengembangan garam yodium rakyat memiliki nilai strategis, baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun peningkatan kesehatan masyarakat.
“Produksi garam yodium rakyat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Selain mendukung UMKM lokal, keberadaan garam beryodium juga berperan penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Bidang Sertifikasi BBPOM Aceh akan memberikan pendampingan pemenuhan aspek Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) atau Izin Penerapan CPPOB (IP-CPPOB) bagi sarana produksi garam rakyat tersebut.
Pendampingan itu bertujuan agar produk garam lokal mampu memenuhi standar keamanan pangan, memperoleh izin edar resmi BPOM, serta memiliki daya saing untuk dipasarkan lebih luas.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyambut baik dukungan dan pendampingan dari BBPOM Aceh dalam pengembangan produk lokal di daerahnya.
“Kami berharap sinergi ini dapat membantu pelaku usaha lokal berkembang lebih baik dan menghasilkan produk yang aman, berkualitas, serta mampu menjadi kebanggaan daerah,” katanya.
Melalui kolaborasi antara BBPOM Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, dan instansi terkait, pengembangan garam yodium rakyat diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pangan yang aman, sehat, dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan penurunan angka stunting di Aceh. []





































































