TERBARU

Internasional

Mufti Agung Saudi Serukan Prajurit Siap Jihad Lawan Houthi

ORINEWS.id, RIYADH — Mufti Agung Arab Saudi Sheikh Saleh bin Fawzan Al-Fawzan menyerukan kepada para prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan agar siap mengorbankan jiwa dalam menghadapi kelompok Houthi di Yaman.

Seruan tersebut disampaikan dalam pesan yang ditujukan kepada pasukan Arab Saudi di garis depan. Sheikh Saleh mengutip sejumlah ayat Alquran dan hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan jihad dan pengorbanan di jalan Allah.

“Melindungi bangsa yang besar ini dan menghukum siapa pun yang berusaha menyentuh, bahkan sejengkal wilayahnya, adalah salah satu tugas terbesar dan pengabdian paling mulia, yang untuknya jiwa dan raga bisa dikorbankan guna mencari keridhaan Allah,” bunyi pernyataan Sheikh Saleh yang dirilis Saudi Press Agency (SPA), Kamis (24/9/2026) malam waktu setempat.

Dalam pesannya, Sheikh Saleh juga menyerukan dukungan terhadap pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Menurut dia, dukungan tersebut merupakan salah satu kewajiban yang mendesak.

“Kita memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk memberi bantuan-Nya kepada Anda semua dan untuk melindungi negara kita serta Yaman tercinta dari segala bahaya,” ujarnya.

Mufti Agung Arab Saudi itu juga mendoakan kekalahan kelompok Houthi dan pihak-pihak yang membantu mereka.

Sheikh Saleh selanjutnya menekankan kewajiban para prajurit yang bertugas di garis depan untuk selalu siap menjalankan tugas, menaati pemerintah dan komandan lapangan, serta melaksanakan setiap perintah dengan maksimal.

“Adalah kewajiban Anda, saudara-saudara yang bertugas di garis depan, untuk selalu siap melaksanakan tugas, untuk menaati penguasa dan komandan lapangan, dan untuk melaksanakan perintah dengan ketelitian maksimal, sebagaimana Allah Yang Maha Kuasa perintahkan kepada para sahabat Nabi-Nya,” demikian isi pernyataan tersebut.

“Anda mengikuti jejak para sahabat Nabi, membela tempat-tempat suci umat Islam.”

Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi. Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah Saudi.

Pada 16 September 2026, Arab Saudi menyatakan sebuah drone Houthi berhasil ditembak jatuh di sekitar Makkah. Kelompok Houthi membantah bahwa serangan tersebut menargetkan Kota Suci Makkah.

Arab Saudi juga melaporkan sejumlah serangan rudal Houthi ke wilayahnya. Pada 19 September, otoritas Saudi menyatakan sistem pertahanan udara mencegat rudal balistik yang diluncurkan ke arah Riyadh serta menggagalkan upaya serangan ke sejumlah kota lainnya.

Ketegangan tersebut berlangsung bersamaan dengan perkembangan situasi di Yaman dan kawasan Laut Merah. Kelompok Houthi dilaporkan telah memperluas pengaruhnya ke sejumlah wilayah strategis di pesisir Yaman dan mendekati kawasan Bab al-Mandab, salah satu jalur pelayaran penting dunia.

Perkembangan di kawasan Bab al-Mandab menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan rute penting bagi perdagangan dan transportasi energi internasional. Dewan Keamanan PBB juga telah menyoroti serangan terhadap pelayaran komersial serta ancaman terhadap kebebasan navigasi di Laut Merah dan Bab al-Mandab.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.