TERBARU

Internasional

Serangan Israel di Lebanon Selatan Lukai Warga, 4.386 Orang Tewas

ORINEWS.id, BEIRUT — Serangan Israel terhadap sejumlah desa dan kota di Lebanon selatan menyebabkan warga sipil terluka. Penembakan artileri juga masih berlangsung di sejumlah wilayah, menurut laporan koresponden Al Mayadeen.

Dikutip Sabtu (19/9), penembakan Israel yang menargetkan wilayah Shaqra di Distrik Bint Jbeil melukai dua orang. Keduanya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Tebnine untuk mendapatkan perawatan.

Serangan tersebut berlangsung bersamaan dengan tembakan artileri yang menghantam Lembah Nahle di pinggiran wilayah Shaqra.

Artileri Israel juga menargetkan Kota Mansouri. Sementara itu, sebuah drone Israel menjatuhkan bom ke sebuah bangunan di Kota Zoutar al-Sharqiyeh.

Militer Israel juga melakukan peledakan di pinggiran Ainatha menuju Aitaroun.

Di Kota Deir Mimas, militer Israel menjatuhkan enam bom suara di sekitar posisi pasukannya di pintu masuk bagian dalam kota. Pasukan Israel juga melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah.

Pada saat yang sama, Tentara Lebanon mengerahkan tambahan pasukan militer ke sekitar wilayah Kota Deir Mimas.

Kementerian Kesehatan Lebanon Catat 4.386 Orang Tewas

Kementerian Kesehatan Lebanon pada 17 September mengumumkan sebanyak 4.386 orang tewas dan 12.407 lainnya terluka akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret.

Menurut pernyataan Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Lebanon, data tersebut mencakup periode 2 Maret hingga 17 September.

Serangan Israel selama periode tersebut masih menyasar sejumlah kota dan desa di Lebanon selatan.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga menyebutkan jumlah kumulatif korban akibat serangan Israel sejak 8 Oktober 2023 mencapai 8.953 orang tewas dan 30.643 orang terluka.

Bertambahnya jumlah korban terjadi di tengah serangan Israel yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Lebanon selatan. Serangkaian serangan tersebut dilaporkan menyebabkan korban tewas dan luka-luka.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.