ORINEWS.id – Direktur Misi USAID Indonesia, Jeff Cohen, melakukan kunjungan ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) pada Senin, 11 November 2024. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengenang 20 tahun bencana gempa dan tsunami Aceh. Ini merupakan kunjungan pertama Jeff Cohen ke FKIP USK sejak gedung tersebut dibangun 14 tahun yang lalu dengan dukungan dana dari USAID.
Kedatangan Cohen disambut oleh Dekan FKIP USK, Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes., bersama jajaran Wakil Dekan, Dr. Amiruddin, M.Si., dan Drs. Abu Bakar, M.Si. Turut hadir pula Konsul Amerika Serikat di Medan, Bernard Uadan, beserta tim, serta para profesor dan dosen FKIP USK.
Dalam sambutannya, Syamsulrizal mengucapkan selamat datang kepada Jeff Cohen dan menyebutkan bahwa gedung FKIP ini merupakan simbol kemitraan antara masyarakat Aceh dan Amerika Serikat. Gedung yang didirikan oleh USAID tersebut, menurutnya, telah memberikan dampak signifikan dalam mendukung proses belajar-mengajar di FKIP.
“Sebelum gedung ini dibangun, kapasitas FKIP hanya mampu menampung 3.500 mahasiswa. Kini, gedung ini memungkinkan kami menampung 7.500 mahasiswa, menciptakan lebih banyak calon guru dan dosen untuk Aceh,” ujar Syamsulrizal.
Sementara itu, Jeff Cohen, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangganya terhadap kemajuan pendidikan di Aceh yang terwujud berkat kerjasama ini.
“Kami bangga bahwa USAID berhasil menghidupkan pendidikan dan menciptakan resilensi masyarakat Aceh atau Indonesia pada umumnya dengan terus meningkatkan kualitas sebagai harapan bagi masa depan. Dan kami senang melihat fasilitas ini masih digunakan dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jeff Cohen juga memperkenalkan program kolaborasi baru yang dapat melibatkan para dosen dan pakar FKIP USK, yakni Program Pendidikan Tinggi (Higher Education Project). Program ini akan memberikan kesempatan kepada calon-calon doktor (PhD) dari Aceh untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat, terutama dalam bidang penelitian strategis.
Selama kunjungan, Cohen dan tim USAID juga meninjau sejumlah fasilitas seperti Laboratorium Fisika, Biologi, Auditorium, dan Komputer yang masih terawat dengan baik. Pihak USAID mengungkapkan kepuasannya atas penggunaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut oleh pihak kampus.
Ke depan, USAID berencana menjalin kerjasama lebih lanjut dengan FKIP USK, terutama dalam program peningkatan kapasitas dengan dukungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dan Badan Riset Nasional Indonesia.[]
















































































