ORINEWS.id, KUTACANE — Babinsa bersama masyarakat dan teknisi melaksanakan gotong royong pemasangan papan lantai pada Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan pengerjaan dan penyempurnaan jembatan yang diharapkan menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya.
Dalam kegiatan itu, Babinsa, teknisi, dan warga bahu-membahu mengangkat, menata, serta memasang papan lantai pada konstruksi jembatan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi dan kelayakan konstruksi agar jembatan dapat digunakan secara aman setelah seluruh tahapan pembangunan selesai.
Keterlibatan Babinsa menjadi bentuk kepedulian dan dukungan TNI terhadap pembangunan fasilitas umum yang memiliki manfaat bagi masyarakat di wilayah binaannya. Selain membantu secara langsung, kehadiran Babinsa juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan dengan warga.
Pemasangan papan lantai merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelesaian jembatan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mempermudah akses masyarakat menuju wilayah seberang serta mendukung mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Akses tersebut juga diharapkan membantu warga menuju lahan pertanian, mengangkut hasil pertanian, serta menjangkau berbagai fasilitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat Desa Lawe Ger Ger menyambut baik pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut. Warga berharap jembatan dapat diselesaikan dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Salah seorang warga, Rahman (55), mengapresiasi keterlibatan Babinsa bersama masyarakat dalam proses pengerjaan jembatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang ikut membantu bersama masyarakat dalam pengerjaan jembatan ini. Kehadiran jembatan sangat kami harapkan karena akan memudahkan warga dalam beraktivitas dan membawa hasil pertanian. Dengan adanya gotong royong seperti ini, pekerjaan juga terasa lebih ringan dan hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin dekat,” ujar Rahman.
Rahman berharap pembangunan jembatan dapat diselesaikan dengan baik sehingga nantinya dapat digunakan masyarakat secara aman dan mendukung berbagai aktivitas warga.
Kegiatan pemasangan papan lantai tersebut menjadi salah satu wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Kodim 0108/Agara melalui jajaran aparat kewilayahan terus mendorong keterlibatan Babinsa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Gantung Perintis, masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya diharapkan memiliki akses penghubung yang lebih mudah untuk mendukung aktivitas sosial dan perekonomian.[]
















































































