TERBARU

Internasional

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, Pelanggaran Gencatan Senjata Berlanjut

ORINEWS.id, LEBANON – Militer Israel kembali melakukan operasi di sejumlah desa dan kota di Lebanon selatan pada Selasa (25/8), termasuk pembongkaran bangunan, peledakan, dan pembakaran lahan. Tindakan tersebut disebut sebagai bagian dari pelanggaran berkelanjutan terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Menurut koresponden Al Mayadeen, militer Israel melakukan peledakan di Kota Markaba. Sebuah helikopter Israel juga melakukan operasi pencarian dan melepaskan tembakan senapan mesin ke arah pinggiran Kota Taybeh.

Pesawat tempur Israel melancarkan serangan ke Kota al-Mansouri yang juga disertai tembakan artileri. Sementara itu, sebuah pesawat Israel menjatuhkan bom sonik di Kota Yater.

Koresponden tersebut juga melaporkan adanya peledakan yang dilakukan militer Israel di sebuah desa di Distrik Bint Jbeil, serta peledakan lainnya di pinggiran Kota Majdel Zoun.

Pasukan Israel juga membakar lahan pertanian yang berada di antara Kota Haris dan Haddatha. Peledakan tambahan dilaporkan terjadi di Kota Mays al-Jabal, Ainata, dan Zawtar al-Sharqiya, setelah sebelumnya sebuah rumah di pinggiran Haris menjadi sasaran peledakan.

Militer Israel disebut terus melakukan operasi di Lebanon selatan meski terdapat kesepakatan gencatan senjata. Menurut koresponden Al Mayadeen, pasukan Israel melakukan penembakan artileri ke sejumlah desa dan kota di Lebanon selatan, melancarkan serangan menggunakan pesawat tempur dan drone, serta membakar lahan dan menghancurkan rumah serta infrastruktur.

Hampir 9.000 Warga Lebanon Tewas sejak 2023

Kementerian Kesehatan Lebanon pada Jumat merilis pembaruan data korban agresi Israel terhadap Lebanon sejak 8 Oktober 2023. Jumlah korban terus bertambah di tengah serangan yang masih berlangsung.

Menurut kementerian tersebut, total korban akibat agresi Israel sejak 8 Oktober 2023 mencapai 8.915 orang tewas dan 30.543 orang terluka.

Kementerian juga melaporkan bahwa korban akibat eskalasi agresi Israel terhadap Lebanon sejak 2 Maret hingga 21 Agustus 2026 mencapai 4.348 orang tewas dan 12.307 orang terluka.

Israel Lakukan Pembakaran dan Pembongkaran

Pada 23 Agustus, pasukan Israel kembali melakukan sejumlah pembongkaran dan serangan udara di Lebanon selatan. Operasi tersebut berlangsung di sejumlah kota dan perbukitan di wilayah tersebut.

Menurut laporan koresponden Al Mayadeen, pasukan Israel melakukan pembongkaran di Kota Zawtar al-Sharqiyah dan Kawnine, serta di pinggiran al-Mansouri.

Serangan udara juga dilancarkan ke Bukit Ali al-Taher dan wilayah sekitarnya, serta kawasan sekitar Bukit al-Dabsha menuju bundaran Kafr Roumman. Serangan udara tersebut disertai tembakan artileri yang menyasar kedua bukit dan Kota al-Mansouri.

Pasukan Israel juga melakukan dua pembongkaran di Kota Haddatha dan al-Taybeh.

Koresponden tersebut melaporkan, pasukan Israel membangun penghalang baru di Zawtar al-Sharqiyah. Di wilayah itu, mereka juga melakukan pembongkaran dan pembakaran.

Menurut laporan tersebut, serangan turut menyasar properti milik warga. Pasukan Israel disebut menghancurkan rumah dan menebang serta mengambil pohon secara sistematis.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.