TERBARU

InternasionalNews

Iran Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Pesawat AWACS Hancur

ORINEWS.id – Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Arab Saudi dan Irak.

Serangan terhadap pangkalan udara di Arab Saudi dilaporkan menghancurkan pesawat radar Airborne Warning and Control System (AWACS) E-3 Sentry milik Angkatan Udara AS, berdasarkan sejumlah gambar yang beredar.

Pesawat tersebut merupakan sistem peringatan dini dan kendali udara utama yang berperan penting dalam pengawasan serta koordinasi operasi militer udara.

Laporan CNN menyebutkan pihaknya berhasil mengidentifikasi lokasi foto reruntuhan di Pangkalan Udara Prince Sultan. Identifikasi dilakukan dengan membandingkan gambar yang beredar dengan citra satelit sebelumnya yang menunjukkan pesawat berada di lokasi yang sama.

Sementara itu, Middle East Eye melaporkan pesawat AWACS E-3 Sentry memiliki peran strategis dalam pengawasan medan tempur karena mampu melacak ratusan target di wilayah luas.

Pejabat AS menyatakan serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 10 personel militer terluka tanpa korban jiwa, serta merusak sebuah pesawat tanker.

Di lokasi lain, sejumlah roket dilaporkan menghantam instalasi militer AS di dekat Baghdad, dengan target kompleks Victory Base yang berada di sebelah barat ibu kota Irak.

Serangan tersebut dilaporkan mengenai pesawat angkut Irak jenis A32B hingga terbakar, sementara sistem pertahanan udara disebut gagal mencegat roket yang masuk.

Pangkalan itu sebelumnya menjadi pusat utama militer AS selama perang Irak dan kembali menjadi sasaran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Selain itu, laporan juga menyebutkan drone diluncurkan menuju Konsulat AS di Erbil. Namun, serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat seiring rangkaian serangan yang menyasar aset militer dan fasilitas strategis di sejumlah negara. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.