ORINEWS.id, BANDA ACEH — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Rektor 2026 di Stadion Mini UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (5/10/2026).
Turnamen antarfakultas yang digelar dalam rangkaian Milad ke-63 UIN Ar-Raniry tersebut berlangsung selama sembilan hari, mulai 5 hingga 14 Oktober 2026. Sebanyak 18 klub mahasiswa ambil bagian dalam turnamen yang menggunakan sistem gugur tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mujiburrahman menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan nilai kebersamaan. Ia mengingatkan seluruh pemain dan ofisial agar menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat silaturahmi, bukan ajang memicu konflik.
“Kegiatan ini untuk kita bersama, bergembira. Kami tekankan betul jangan sampai terjadi percekcokan, apalagi perkelahian. Kalau di lapangan ada benturan, segera berdamai. Olahraga ini tempat menjaga sportivitas dan kedisiplinan, bukan mencari masalah,” tegas Mujiburrahman.
Selain sportivitas, Rektor secara khusus menginstruksikan panitia dan wasit untuk menghentikan sementara pertandingan saat memasuki waktu salat Asar dan memastikan seluruh laga rampung sebelum azan Magrib. Hal tersebut dilakukan untuk menghormati nilai-nilai kearifan lokal di Aceh.
“Begitu Asar, pertandingan berhenti dulu untuk salat. Panitia sudah menyiapkan ambal dan ruang salat di lokasi. Begitu juga sebelum azan Magrib, seluruh pertandingan harus sudah selesai. Jangan mencederai kearifan lokal kita,” ujarnya.
Melihat antusiasme mahasiswa yang tinggi terhadap cabang sepak bola, Rektor menyambut baik usulan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh untuk mengintegrasikan ajang tersebut ke dalam anggaran BOPTN, sekaligus memperbanyak cabang olahraga yang dipertandingkan pada tahun depan.
“Tahun depan minimal ada lima cabang olahraga yang kita sertakan dalam Piala Rektor, seperti basket, bulu tangkis, tenis meja, hingga pencak silat. Kita juga berencana mengundang universitas luar seperti USK, UBBG, dan kampus lainnya agar gaung Piala Rektor ini semakin besar,” kata Mujiburrahman.
Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, yang turut hadir dalam pembukaan memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut.
Menurutnya, ajang semi-multi-event di tingkat kampus sangat penting sebagai wadah pembinaan dan seleksi atlet mahasiswa menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) maupun Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).
“Dispora Aceh siap mendukung dan berkoordinasi agar agenda olahraga di civitas akademika dapat terus berlanjut secara positif,” tutur Banta.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Darys Waldani, menegaskan komitmen seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi syariat Islam selama bertanding, salah satunya dengan mengenakan pakaian olahraga yang menutup aurat.
Selain itu, kata Darys, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sepak bola baru sebagai wadah pembinaan atlet kampus ke depan.
Sebagai informasi, Turnamen Piala Rektor ini merupakan edisi lanjutan setelah pada 2025, Efesha FC dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Rencong Bara dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melalui adu penalti.
Pada 2026 ini, Piala Bergilir Rektor kembali diperebutkan oleh 18 tim terbaik dari lingkungan UIN Ar-Raniry.[]










































































