TERBARU

InternasionalNews

Diklaim Tewas dalam Serangan AS-Israel, Ternyata Mahmoud Ahmadinejad Masih Hidup

ORINEWS.id – Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan masih hidup setelah sebelumnya beredar kabar mengenai kematiannya di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Laporan tersebut disampaikan secara eksklusif oleh media Iran International yang mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut.

“Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad masih hidup setelah upaya pembunuhan, menurut sumber yang mengetahui informasi tersebut kepada Iran International, pada Selasa,” tulis media itu, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.

Sumber tersebut menyatakan Ahmadinejad tidak mengalami luka dan telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

“Sumber tersebut mengatakan Ahmadinejad tidak terluka dan telah dipindahkan ke tempat yang aman,” tulis laporan itu.

Selama akhir pekan, di tengah serangan Israel terhadap Iran, sejumlah media Iran menyampaikan laporan yang saling bertentangan mengenai nasib Ahmadinejad. Beberapa media melaporkan bahwa ia telah tewas, sementara media lain menyatakan belum dapat mengonfirmasi kabar tersebut.

Mengutip kantor berita Anadolu, Ahmadinejad disebut masih hidup dan tidak terluka meskipun serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menargetkan sejumlah pemimpin senior serta infrastruktur militer Iran.

Laporan tersebut merujuk pada keterangan seorang ajudan dekat Ahmadinejad.

“Saya berhubungan dengannya. Semuanya baik-baik saja,” kata penasihat tersebut yang berbicara dengan syarat anonim.

Ia menjelaskan bahwa sebuah bangunan yang berkaitan dengan pengawal keamanan Ahmadinejad terkena serangan.

“Sebuah bangunan yang terkait dengan pengawal keamanannya terkena serangan,” ujar dia.

Ia juga menyebutkan bahwa tiga pengawal Ahmadinejad yang merupakan anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan tewas.

“Tiga pengawalnya—anggota IRGC—telah tewas,” kata dia.

Meski demikian, kediaman pribadi Ahmadinejad disebut tidak terdampak oleh serangan tersebut.

“Kediamannya sendiri tetap tidak terpengaruh dan tidak menjadi sasaran, berjarak 100 meter dari bangunan itu,” ujarnya.

Mahmoud Ahmadinejad pernah menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode, yakni dari 2005 hingga 2013. Setelah masa jabatannya berakhir, ia diangkat sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada 2013.

Sebelumnya, Ahmadinejad juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Teheran pada periode 2003 hingga 2005. Permohonannya untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada 2017 tidak diterima karena alasan konstitusional. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.