TERBARU

InternasionalNews

Aktivis Italia Tommasa Bortolazzi Masuk Islam Usai Ditahan Israel

ORINEWS.id – Aktivis kemanusiaan asal Italia, Tommasa Bortolazzi, memutuskan memeluk Islam setelah mengalami penahanan di penjara Israel. Ia merupakan salah satu peserta misi Global Sumud Flotilla (GSF), armada bantuan internasional yang berupaya menembus blokade Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina.

Bortolazzi, yang bertugas sebagai kapten kapal Maria Cristin, mengungkapkan keputusannya itu kepada wartawan di Istanbul setelah dibebaskan dari penjara Israel.

“Awak kapal saya berasal dari Turki dan hampir semuanya Muslim,” katanya, mengutip sindonews, Jumat (10/10/2025).

Menurut dia, keikutsertaannya dalam misi GSF berangkat dari dorongan kemanusiaan.

“Saya melakukannya untuk rakyat Palestina dan juga untuk negara saya, karena kita tidak bisa hanya berdiam diri dan menyaksikan pembantaian lainnya,” ujarnya.

Bortolazzi menceritakan bahwa hari-hari di penjara sangat berat. “

Teman-teman saya dari Turki hampir semuanya Muslim. Kami melewati masa-masa sulit dan merasa takut karena nyawa kami terancam bersama, tetapi kami tetap bersatu,” katanya.

Dalam wawancara video dengan Anadolu Agency yang diunggah ke akun TikTok kantor berita Turki itu, Bortolazzi menyebut dirinya merasa seperti “bayi yang baru lahir” setelah memeluk Islam.

“Pagi itu, ketika teman-teman saya sedang salat, polisi dan tentara Israel masuk dan menghentikan mereka. Saya merasa perlu untuk melawan ini,” ujarnya.

“Setelah itu, bersama teman-teman saya, saya mengucapkan syahadat. Saya memilih ini untuk diri saya sendiri. Rasanya seperti terlahir kembali, dan saya sangat bahagia.”

Ia juga menyampaikan harapan agar negara-negara yang bebas dan demokratis “menikmati perlawanan terhadap Israel.”

Video pernyataan Bortolazzi tersebut menjadi viral di media sosial. Dalam video yang sama, seorang pria yang diyakini sesama aktivis GSF mengatakan bahwa Bortolazzi sempat bertanya apakah Tuhan akan menerimanya sebagai Muslim karena tubuhnya bertato.

“Saya menjawab ‘ya’ dan membantu dia mengucapkan syahadat. Di dalam mobil tahanan, dia mengulang kata-kata itu setelah saya, dan dia pun menjadi seorang Muslim,” kata pria itu.

Video tersebut juga memperlihatkan Bortolazzi memeluk pria tersebut setelah pembebasan mereka dari tahanan Israel. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.