TERBARU

Hukum

Eks Warga Binaan Bongkar Dugaan Perlakuan Istimewa terhadap Narapidana Korupsi di Lapas Cibinong

ORINEWS.id — Praktik pemberian hak istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong diungkap oleh seorang mantan warga binaan dengan nama samaran Asep. Dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Metro TV Reydha Pulpy, Asep mengungkap dugaan ketimpangan perlakuan antara narapidana kasus korupsi dan narapidana pidana umum.

Asep membeberkan bahwa narapidana kasus korupsi tidak diwajibkan mengenakan seragam warga binaan saat menerima kunjungan. Mereka juga disebut mendapat privasi lebih berupa ruangan terpisah serta kebebasan menerima tamu di luar jam kunjungan resmi.

Para terpidana korupsi tersebut bahkan disebut ditempatkan di blok khusus yang dikenal sebagai Blok Bravo.

“Sebenarnya temuan itu sudah pernah terjadi di tahun 2019-2020. Ombudsman juga menyidak itu, tapi saya juga tidak tahu kenapa ini terus berulang seperti tidak ada evaluasi,” ungkap Asep, dikutip dari program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 29 September 2026.

Menanggapi video viral hasil inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman pada pekan sebelumnya, Asep membenarkan bahwa lokasi tersebut berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Namun, ia menyoroti keberadaan orang yang berpakaian bebas serta sejumlah barang pribadi yang dinilai tidak wajar di area tersebut, seperti foto narapidana di dalam rumah dinas dan keberadaan mobil.

Lebih lanjut, Asep mengungkap keberadaan belasan rumah dinas yang disebutnya muncul di lingkungan lapas.

“Di era Kalapas lama tahun 2019 rumah dinas itu cuma ada 3, lalu kok bisa ada 13? Ini muncul dari mana, sedangkan pagu anggarannya tidak ada. Itu yang harus ditelusuri sama DPR RI dan lain-lain,” desaknya.

Asep juga mendesak aparat berwenang memeriksa bukti pendukung lainnya, seperti citra satelit pada waktu pembangunan dan rekaman kamera pengawas (CCTV).

Ia menyebut pemasangan sistem pengawasan di dalam Lapas Cibinong diduga memiliki sejumlah rekayasa.

“CCTV itu banyak blind spot yang disengaja supaya tidak menjangkau para koruptor,” pungkas Asep.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.