TERBARU

Kesehatan

Beras Merah Kaya Antioksidan, Ini 8 Kandungan yang Perlu Diketahui

ORINEWS.id, JAKARTA — Beras merah kerap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memperhatikan asupan makanan. Di balik warna merahnya, jenis beras ini mengandung berbagai senyawa bioaktif yang membedakannya dari beras putih pada umumnya.

Sejumlah penelitian menemukan kandungan antioksidan, serat, protein, vitamin E, serta berbagai senyawa bioaktif dalam beras merah.

Beras merah yang dimaksud dalam penelitian tersebut merupakan jenis beras dengan warna merah pada lapisan luarnya akibat keberadaan pigmen dan senyawa fenolik.

Lantas, apa saja kandungan yang terdapat dalam beras merah?

1. Kaya Antioksidan

Dikutip dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry, delapan varietas beras merah tradisional dari Sri Lanka menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi.

Peneliti mengaitkan aktivitas tersebut dengan keberadaan senyawa fenolik dan proanthocyanidin yang terdapat dalam beras merah.

2. Mengandung Proanthocyanidin

Proanthocyanidin merupakan kelompok polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Berdasarkan penelitian tersebut, senyawa ini ditemukan pada varietas beras merah yang diuji.

Sementara itu, proanthocyanidin tidak ditemukan pada tiga varietas pembanding yang memiliki warna cokelat muda.

3. Sumber Serat

Beras merah juga dapat menjadi salah satu sumber serat dalam menu sehari-hari.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari penelitian Food Chemistry, sebagian besar varietas beras merah yang dianalisis memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding.

4. Mengandung Vitamin E

Penelitian yang diterbitkan dalam Food Chemistry dan dikutip Science Alert menyebutkan bahwa beras merah mengandung vitamin E dalam bentuk tokoferol dan tokotrienol.

Kedua senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan menjadi bagian dari komponen bioaktif yang terdapat dalam beras merah.

5. Memiliki Kandungan Protein

Selain karbohidrat, beras merah juga mengandung protein. Penelitian terhadap sejumlah varietas tradisional menunjukkan adanya perbedaan kandungan protein dan komposisi asam amino antarsatu varietas dengan varietas lainnya.

Artinya, nilai gizi beras merah tidak selalu sama pada setiap varietas.

6. Kaya Senyawa Fenolik

Berdasarkan laporan penelitian Food Chemistry yang dikutip Science Alert, beras merah komersial mengandung sejumlah senyawa fenolik, antara lain katekin, asam protokatekuat, dan asam kafeat.

Senyawa-senyawa tersebut berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan pada beras merah.

7. Memiliki Senyawa Bioaktif

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecules pada 2024 menemukan berbagai senyawa bioaktif dalam beras merah.

Dikutip dari National Institutes of Health (NIH), penelitian tersebut mengidentifikasi kandungan flavan-3-ol serta menguji aktivitas antioksidan dan sejumlah aktivitas biologis lainnya.

8. Menyediakan Beragam Zat Gizi

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa beras merah mengandung karbohidrat, protein, lemak, asam lemak tak jenuh, serta tokoferol.

Kandungan tersebut membuat beras merah dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam.

Meski memiliki berbagai kandungan tersebut, manfaat dan kandungan gizi beras merah tidak dapat disamaratakan untuk semua jenis atau varietas. Kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif dapat berbeda berdasarkan varietas serta kondisi pengolahannya.

Karena itu, beras merah lebih tepat dipandang sebagai salah satu pilihan pangan bergizi yang dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

(Elisa Rosalind/E-4)

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.