ORINEWS.id – Toyota masih belum mengungkap harga resmi Land Cruiser FJ untuk pasar Indonesia. Meski sudah dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku masih mengkaji harga yang paling sesuai sebelum SUV tersebut resmi diluncurkan.
Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Land Cruiser FJ cukup tinggi. Bahkan, meski pemesanan resmi belum dibuka, banyak calon konsumen telah mendaftarkan nama mereka agar menjadi yang pertama memperoleh unit saat mobil itu dipasarkan.
“Banyak sekali, banyak sekali yang mau pesan tapi kita belum buka SPK, namun tetap kita melayani customer dengan me-list nama. Pada saat nanti di-launching, pasti teman-teman frontliner dealer-dealer kita akan menghubungi,” ujar Bansar di arena GIIAS 2026, Jumat (31/7/2026), dikutip dari detikOto, Minggu.
Menurut Bansar, kehadiran Land Cruiser FJ di GIIAS tahun ini bertujuan memperkenalkan teknologi dan kemampuan SUV terbaru Toyota kepada masyarakat Indonesia. Sementara itu, harga resmi baru akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran kendaraan tersebut.
Toyota, kata dia, saat ini masih mengumpulkan berbagai masukan dari calon konsumen untuk menentukan harga yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Saat ditanya apakah Land Cruiser FJ akan dibanderol di bawah Rp1 miliar, Bansar belum memberikan kepastian.
“Kira-kira gimana ya?” jawabnya singkat saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan harga tersebut.
Ia menjelaskan bahwa harga kendaraan di Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara lain karena adanya perbedaan struktur pajak.
Sebagai perbandingan, Land Cruiser FJ telah lebih dulu dipasarkan di Thailand dengan harga 1.269.000 baht atau sekitar Rp686 juta.
“Kalau perbandingan di Thailand dan Indonesia kita ada perbedaan tax. Tetap kita bagaimana akan menghadirkan produk ini dengan harga yang tepat untuk customer,” katanya.
Land Cruiser FJ mengusung desain klasik khas keluarga Land Cruiser yang dipadukan dengan sentuhan modern. SUV ini juga dibangun menggunakan platform Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV) yang sama dengan Toyota Hilux Rangga, Kijang Innova, dan Fortuner.
Toyota menyebut platform tersebut telah diperkuat dengan struktur tambahan sehingga menghasilkan bodi yang lebih kaku serta meningkatkan stabilitas dan pengendalian kendaraan.[]















































































