TERBARU

EkonomiIndustri

Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar, Solusi Bangun Indonesia Lanjutkan Transformasi Bisnis

ORINEWS.id – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI/Perseroan), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50 persen dari laba bersih sebesar Rp658,7 miliar yang dibukukan pada tahun buku 2025.

Pembagian dividen ini menjadi salah satu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026. Keputusan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika industri semen domestik.

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pembagian dividen merupakan wujud komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri semen. Namun melalui disiplin operasional, penguatan sinergi bersama SIG, serta transformasi komersial, Perseroan mampu menjaga profitabilitas dan memperkuat fundamental untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang,” ujar Rizki dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).

Keputusan Rapat Lainnya

Rapat juga menyetujui sejumlah mata acara lain, antara lain pengangkatan kembali Yasuhide Abe sebagai Direktur hingga tahun 2031.

Selain itu, Rapat menyetujui Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025, penggunaan laba bersih Perseroan, penunjukan Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan sebagai auditor Laporan Keuangan Tahun Buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Solusi Bangun Indonesia optimalkan pengiriman semen melalui jalur kereta untuk distribusi yang efisien dan lebih rendah emisi. FOTO/Humas SBI
Solusi Bangun Indonesia optimalkan pengiriman semen melalui jalur kereta untuk distribusi yang efisien dan lebih rendah emisi. FOTO/Humas SBI

Transformasi Jaga Momentum Pertumbuhan

Pada tahun 2025, industri semen domestik masih menghadapi tantangan akibat kelebihan kapasitas, tekanan biaya energi dan komoditas, serta persaingan pasar yang ketat. Kondisi tersebut turut berdampak pada kinerja Perseroan, termasuk penurunan laba bersih yang terutama dipengaruhi kontraksi volume industri sebesar 4,5 persen dan penurunan konsumsi semen nasional sebesar 1,5 persen.

Meski demikian, melalui strategi transformasi yang dijalankan bersama SIG sejak awal paruh kedua 2025, Perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas dan membukukan laba bersih sebesar Rp658,7 miliar.

Strategi transformasi yang dijalankan Solusi Bangun Indonesia bersama induk usahanya, SIG, disebut berhasil menciptakan titik balik (turnaround) di tengah tantangan industri. Rizki Kresno Edhie Hambali menyoroti tren perbaikan kinerja sejak kuartal IV 2025.

Tren positif tersebut berlanjut hingga kuartal I 2026, di mana Perseroan membukukan kenaikan volume penjualan sebesar 9 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan pasar sebesar 5 persen. Pendapatan tercatat sebesar Rp2,56 triliun, dengan 56 persen di antaranya berasal dari solusi berkelanjutan.

Terus mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap strategi bisnis, Solusi Bangun Indonesia mendorong percepatan transisi energi melalui beragam inisiatif seperti pemanfaatan Hydrogen Rich Gas yang menjadi pelopor dalam industri semen. FOTO/Humas SBI
Terus mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap strategi bisnis, Solusi Bangun Indonesia mendorong percepatan transisi energi melalui beragam inisiatif seperti pemanfaatan Hydrogen Rich Gas yang menjadi pelopor dalam industri semen. FOTO/Humas SBI

Laba bersih juga meningkat signifikan sebesar 111 persen menjadi Rp101,89 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini didukung efisiensi operasi, penguatan pemasaran dan penjualan, serta keterlibatan Perseroan dalam berbagai proyek infrastruktur.

“Kinerja awal tahun ini menjadi pijakan bagi Perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasi dan pengendalian biaya, meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk mengatasi fluktuasi energi, serta melanjutkan transformasi untuk melayani pelanggan dengan lebih baik,” pungkas Rizki Kresno Edhie Hambali.

Selain pengelolaan pasar domestik, Solusi Bangun Indonesia juga mengincar peluang pertumbuhan dari perluasan ekspor. Proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur, kini telah selesai dan tengah mempersiapkan ekspor perdana ke pasar Amerika Serikat.

Dengan kapasitas 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun, fasilitas tersebut ditargetkan mendukung peningkatan utilisasi dan memperkuat daya saing Perseroan di pasar internasional. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.