TERBARU

InternasionalNews

Empat Tentara Israel Tewas dalam Serangan Pejuang Gaza di Jabalia

ORINEWS.id – Empat tentara Israel dilaporkan tewas dalam operasi yang dilancarkan kelompok Perjuangan Palestina di wilayah Jabalia, Jalur Gaza utara. Media Israel menyebut peristiwa itu sebagai “insiden berat” dalam konfrontasi yang terus berlanjut di Gaza.

Mengutip Al Mayadeen, Selasa, 9 September 2025, keempat tentara yang berasal dari unit korps lapis baja itu tewas akibat alat peledak rakitan (IED). Serangan dilakukan saat fajar ketika para pejuang meledakkan bom terhadap awak tank Israel di Jabalia.

Setelah ledakan, tank tersebut diserang kembali hingga terbakar bersama komandannya. Media Israel juga melaporkan helikopter militer mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Eikolov.

Serangan di Jabalia itu berbarengan dengan operasi penembakan di Yerusalem Timur (al-Quds) yang menewaskan enam pemukim Israel.

Operasi Berlanjut di Gaza

Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, menyebut serangan di Jabalia dilakukan pada 31 Agustus dan baru diumumkan setelah pasukan mereka kembali dari garis depan. Al-Qassam juga mengklaim sebelumnya, pada 30 Agustus, para pejuangnya menghantam tank Merkava dan buldoser militer D9 Israel menggunakan peluru Yassin-105 dan alat peledak Shawaz di wilayah al-Zaytoun.

Kelompok itu menyatakan telah meningkatkan koordinasi dengan Brigade al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina. Keduanya melakukan serangan gabungan terhadap pos komando Israel di Khan Younis, Rafah, dan Kota Gaza dengan mortir, rudal anti-tank, serta bom rakitan.

Respons Israel

Sumber militer Israel mengakui bahwa taktik perlawanan Palestina semakin efektif. Mereka menilai para pejuang Hamas kini “lebih terorganisir dalam pertempuran” serta berani menghadapi pasukan pendudukan secara langsung.

Pertempuran sengit terus berlangsung seiring upaya militer Israel untuk menekan kelompok perlawanan dan memperluas kendali di Kota Gaza. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.