ORINEWS.id, WASHINGTON — NASA mengganti laptop ThinkPad yang selama ini digunakan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ke depan, astronaut akan menggunakan workstation HP ZBook untuk mendukung operasional di stasiun luar angkasa tersebut.
Penggantian ini menandai berakhirnya penggunaan laptop Lenovo ThinkPad setelah 33 tahun digunakan dalam misi luar angkasa.
ThinkPad 750C menjadi salah satu laptop pertama dari lini tersebut yang mencapai orbit pada 1993. Laptop itu dibawa ke luar angkasa menggunakan pesawat ulang-alik Endeavour.
Saat itu, ThinkPad 750C dijual dengan harga sekitar US$4.699. Spesifikasinya antara lain layar TFT berukuran 10,4 inci dan prosesor Intel 486.
NASA mulai mengakhiri penggunaan ThinkPad sekitar satu dekade lalu. Pada April 2016, NASA memulai proses transisi selama tiga tahun dari ThinkPad ke workstation HP ZBook, dikutip dari BGR, Jumat (18/9/2026).
ThinkPad T61P menjadi model terakhir dari lini tersebut yang digunakan NASA. Layanan laptop itu masih tersedia hingga 2023.
Namun, NASA tidak memberikan informasi apakah seluruh unit T61P telah dipensiunkan atau masih ada yang digunakan hingga saat ini.
BGR mencatat, pada 2016, ThinkPad T61P telah berusia sekitar enam tahun. Dengan pembaruan perangkat keras, NASA dinilai masih memiliki waktu untuk beralih ke platform workstation yang lebih baru.
HP ZBook dipilih karena menawarkan platform yang lebih modern dan bertenaga. Perangkat tersebut juga dilengkapi prosesor yang lebih baru serta kapasitas penyimpanan dan memori yang lebih besar.
Laptop tersebut juga dirancang untuk digunakan dalam lingkungan yang jauh di atas Bumi dengan mempertimbangkan aspek ketahanan dan keandalan.
Pada 2016, NASA mengirimkan lima unit ZBook ke ISS. Saat ini, sekitar 100 laptop telah digunakan di stasiun luar angkasa tersebut.[]














































































