ORINEWS.id, SANAA — Jutaan warga Yaman berkumpul di Sanaa, Selasa, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam momentum tersebut, Pemimpin Ansar Allah, Sayyed Abdul-Malik al-Houthi, menegaskan kembali dukungan Yaman terhadap Palestina dan kelompok perlawanan di kawasan.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, al-Houthi mengatakan Yaman akan tetap mendukung rakyat Palestina dan kelompok perlawanan hingga Israel dikalahkan.
Ia juga menilai konflik dan ketegangan yang terjadi di Iran, Lebanon, Suriah, serta Yaman merupakan bagian dari proyek Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk membentuk tatanan baru di kawasan Asia Barat.
Menurut al-Houthi, proyek tersebut berkaitan dengan upaya membentuk apa yang disebut sebagai “Israel Raya” sekaligus memperkuat pengaruh AS dan Israel di kawasan.
Al-Houthi menegaskan Yaman akan terus mendukung kelompok perlawanan di Palestina dan Lebanon serta memperkuat prinsip “persatuan front” di antara kelompok-kelompok yang berada dalam poros perlawanan.
Jutaan Warga Yaman Peringati Maulid Nabi
Dalam pidatonya, al-Houthi menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Yaman dan umat Islam atas peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ia juga mengapresiasi besarnya jumlah warga yang menghadiri peringatan di Sanaa. Menurutnya, kehadiran masyarakat tersebut menunjukkan tingkat dukungan publik yang besar.
Al-Houthi menyerukan umat Islam untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai dominasi Israel dan negara-negara Barat serta menentang agresi terhadap negara-negara di kawasan.
Ia juga menilai keteguhan dan perlawanan telah menghasilkan sejumlah kemenangan. Ia merujuk pada perlawanan Iran terhadap tekanan AS-Israel serta ketahanan kelompok-kelompok perlawanan di Lebanon, Gaza, Yaman, dan Irak.
Yaman Tegaskan Dukungan untuk Palestina
Al-Houthi mengatakan dukungan terhadap Palestina merupakan sikap fundamental dan tidak akan berubah.
Menurutnya, Yaman akan terus mendukung rakyat Palestina dan kelompok perlawanan sekaligus menentang upaya membentuk tatanan regional baru di bawah pengaruh AS dan Israel.
Ia mengaitkan berbagai perkembangan di Asia Barat, termasuk serangan terhadap Iran dan Lebanon, tekanan terhadap Suriah, serta tekanan militer terhadap Yaman, dengan konflik regional yang lebih luas.
Al-Houthi mengatakan Yaman akan terus berkoordinasi dengan kelompok-kelompok perlawanan di kawasan berdasarkan prinsip “persatuan front”.
Al-Houthi Peringatkan Arab Saudi
Dalam pidatonya, al-Houthi juga menyampaikan peringatan kepada Arab Saudi terkait kebijakan Riyadh terhadap Yaman.
Ia menyoroti apa yang disebutnya sebagai kontradiksi antara pembatasan yang masih diberlakukan terhadap rakyat Yaman dengan pembukaan wilayah udara Makkah dan Madinah bagi warga Israel.
Al-Houthi menilai kebijakan Saudi memperketat blokade dan melakukan mobilisasi militer merupakan tindakan yang merugikan rakyat Yaman.
Menurutnya, kondisi tersebut semakin memperkuat keputusan Yaman menerapkan prinsip “blokade dibalas blokade” serta menjadikan mobilisasi militer sebagai salah satu sasaran.
Prinsip tersebut, menurut al-Houthi, merupakan kebijakan Sanaa untuk merespons pembatasan dan eskalasi militer Saudi dengan tekanan terhadap kepentingan dan kekuatan Saudi.
Ia juga menyatakan Arab Saudi bertanggung jawab atas konsekuensi dari kebijakan yang berdampak terhadap rakyat Yaman.
Tuduh Saudi Layani Kepentingan Israel
Al-Houthi mengatakan kampanye militer Saudi terhadap Yaman telah berlangsung selama 12 tahun dengan dukungan dan pengawasan Amerika Serikat.
Ia menilai kebijakan militer dan politik Riyadh lebih banyak menguntungkan kepentingan AS dan Israel dibandingkan kepentingan rakyat Yaman maupun masyarakat Arab.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika ketegangan antara Sanaa dan Riyadh kembali meningkat. Yaman juga terus menyampaikan peringatan bahwa setiap eskalasi terhadap wilayahnya akan mendapatkan respons.
Dengan kembali menegaskan prinsip “blokade dibalas blokade”, al-Houthi menandai bahwa Sanaa akan mempertahankan tekanan terhadap Arab Saudi, sembari melanjutkan dukungannya terhadap Palestina dan kelompok perlawanan di kawasan.[]


































































