ORINEWS.id – Mahasiswa internasional Program Magister Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), Saeed Hyder, sukses menuntaskan keikutsertaannya dalam International Summer Course of Pharmacy (ISCP) 2026 yang diselenggarakan Universitas Sumatera Utara (USU).
Saeed merupakan penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Batch 2024. Dalam program tersebut, ia bergabung bersama 17 peserta dari berbagai negara, yaitu Afghanistan, Pakistan, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Tanzania.
ISCP 2026 mengangkat tema “Menuju Generasi Bebas Asap Rokok yang Berkelanjutan: Inovasi dan Aksi dalam Pengendalian Tembakau.”
Bagi Saeed, ISCP 2026 memberikan pengalaman akademis yang sangat berharga dan terstruktur. Menurutnya, program tersebut mampu menyeimbangkan teori dengan aplikasi praktis sehingga memberikan dampak nyata bagi para peserta.
“Lingkungannya sangat beragam dan kolaboratif. Hal ini memungkinkan terjadinya diskusi serta pertukaran pengetahuan yang sangat bermakna,” ungkap Saeed.
Ia menilai salah satu bagian terbaik dari program ini adalah kesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya. Proses pembelajaran pun terasa lebih dinamis berkat bimbingan para dosen yang suportif dan mendorong partisipasi aktif.
Selain kegiatan akademik, para peserta diajak menyelami keindahan alam Sumatera Utara melalui perjalanan ke Bukit Lawang.
“Kami melakukan hiking selama dua hingga tiga jam di alam bebas, lalu kembali ke hotel dengan rafting. Ini adalah pengalaman luar biasa yang tidak terlupakan. Kegiatan ini tidak hanya menantang secara fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan persahabatan antarpeserta di luar kelas,” tambahnya.
Selama menempuh pendidikan di Indonesia, Saeed mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam beradaptasi.
“Karena saya sudah tinggal di Indonesia selama dua tahun, adaptasi dengan budaya dan kehidupan sehari-hari terasa relatif mudah. Pengalaman saya selama ini sangat membantu untuk mengikuti rangkaian program dengan nyaman,” ujar mahasiswa asal Pakistan tersebut.
Keikutsertaan Saeed dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kemitraan Global USK, Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa internasional dalam program nasional seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan dan memperkuat jejaring.
“Kami bangga melihat mahasiswa internasional USK aktif berpartisipasi dalam berbagai program akademik internasional dan mewakili universitas di kancah nasional. Pengalaman seperti ini tidak hanya memperkaya capaian akademik mereka, tetapi juga memperkuat kolaborasi global dan pemahaman lintas budaya,” ujar Prof. Syamsidik.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih luas bagi mahasiswa internasional USK dalam menempuh pendidikan sekaligus memperluas perspektif mereka selama berada di Indonesia. []













































































