TERBARU

HukumKriminal

Polisi Selidiki Motif Terbakarnya Fakultas Pertanian USK, Pos Satpam dan Motor Ikut Hangus

ORINEWS.id — Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) dilaporkan terbakar pada Kamis (21/5/2026) dini hari. Selain gedung fakultas, pos satpam dan sejumlah sepeda motor yang terparkir di area kampus juga ikut hangus dalam peristiwa tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab.

“Kami sedang melakukan penyelidikan terkait terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK, Pos Satpam, dan sepeda motor yang terparkir di area tersebut,” ujar Iptu Eddy, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum kejadian tersebut sempat terjadi keributan antar dua kelompok mahasiswa yang diduga berasal dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik. Keributan itu disebut telah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan kembali memanas beberapa jam sebelum peristiwa kebakaran terjadi.

“Dua kelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Pertanian dan Teknik dalam dua hari lalu terjadi keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,” kata Eddy.

Menurutnya, keributan tersebut juga berujung pada aksi perusakan fasilitas kampus, termasuk pelemparan kaca gedung dan sejumlah ruangan.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan adanya dua mahasiswa Fakultas Teknik yang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Eddy menambahkan, setelah mengetahui adanya korban luka, sejumlah mahasiswa diduga melakukan aksi balasan ke arah Fakultas Pertanian dengan melempar batu serta membawa bom molotov. Aksi tersebut kemudian menyebabkan kerusakan lebih luas di area kampus, termasuk laboratorium.

Akibat insiden itu, tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil dilaporkan ikut terbakar. Api kemudian berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh serta BPBD Aceh Besar.

“Kasus ini tetap kami tindak lanjuti untuk mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan,” tegasnya.

Inafis Polresta Banda Aceh Lakukan Olah TKP

Sementara itu, Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) untuk mengidentifikasi sumber api serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan olah TKP dilakukan untuk mengamankan dan mendokumentasikan seluruh bukti yang ada di lokasi.

“Kami saat ini sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian, sepeda motor, serta pos pengamanan USK,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian agar dapat membantu proses penyelidikan dengan tetap menjaga kerahasiaan pelapor. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.