TERBARU

Pendidikan

Prabowo Ingin Pendidikan Gratis, Marzuki Alie Usul PTN-BLU dan PTN-BH Dihapus

ORINEWS.id, JAKARTA — Rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan biaya pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi negeri mendapat respons dari mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie. Ia mengusulkan agar status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dihapus.

Marzuki mengusulkan seluruh perguruan tinggi negeri dikembalikan ke satu status, yakni PTN.

PTN-BH merupakan bentuk perguruan tinggi negeri dengan tingkat otonomi pengelolaan yang lebih luas. PTN-BH memiliki kewenangan dalam pengelolaan bidang akademik, keuangan, hingga sumber daya manusia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, PTN-BLU merupakan perguruan tinggi negeri yang menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum. Skema tersebut memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan untuk mendukung pelayanan pendidikan, dengan tetap mempertanggungjawabkan pengelolaannya kepada pemerintah.

Usulan tersebut disampaikan Marzuki melalui akun X pribadinya. Menurutnya, negara harus hadir dengan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas di semua jenjang.

“Kami usul: bubarkan PTNBLU dan PTNBH, kembali ke masa lalu, hanya satu PTN,” tulis Marzuki, dikutip Sabtu (20/9/2026).

Ia menilai pendidikan yang dikelola negara seharusnya tidak menjadi beban biaya bagi masyarakat.

Untuk pendidikan berbayar, Marzuki menyebut perguruan tinggi swasta dapat menjadi pilihan. Sementara bagi masyarakat kurang mampu yang tidak lolos masuk PTN, ia mengusulkan pemberian beasiswa penuh melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Yang bayar hanya swasta, yang tidak mampu dan tidak lolos masuk Negeri, berikan beasiswa penuh PIP dan KIP. Janji pres @prabowo08,” ujarnya.

Pernyataan Marzuki disampaikan setelah Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri, mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri, harus gratis.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Presiden mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya.

“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo.

“Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” sambungnya.

Presiden juga menyinggung sumber dana yang akan digunakan untuk menjalankan kebijakan tersebut.

“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri,” ujar Prabowo.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.