TERBARU

Pendidikan

USK Lepas 1.110 Wisudawan di Hari Kedua, Ada Lulusan Fast-Track Tanpa Tesis dan Lulusan Internasional

ORINEWS.id, BANDA ACEH — Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar prosesi wisuda hari kedua periode Mei–Juli 2026 di Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, M.A., Darussalam, Banda Aceh, Kamis (27/8/2026).

Sebanyak 1.110 lulusan resmi dilepas pada hari kedua. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 3.028 wisudawan USK pada periode Mei–Juli 2026.

Sidang terbuka senat universitas dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. Prosesi tersebut turut menghadirkan sejumlah kisah inspiratif, di antaranya mahasiswa pascasarjana jalur fast-track yang berhasil menyelesaikan studi tanpa menyusun tesis setelah memublikasikan karya ilmiahnya pada jurnal internasional bereputasi.

Wisudawan tersebut adalah Siti Nurhaliza dari Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan.

Wisuda hari kedua juga diwarnai pelepasan dua lulusan internasional, yakni Tata Drame dari Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Terpadu asal Mali dan Nur Zarifah binti Zailani dari Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan asal Malaysia.

Dalam sambutannya, Rektor USK Prof. Mirza Tabrani menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan internasional. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di USK dapat memberikan manfaat ketika mereka kembali ke negara masing-masing.

“Kami mengucapkan selamat, semoga ilmu yang saudara terima dari Universitas Syiah Kuala dapat bermanfaat ketika saudara kembali ke tanah air saudara nantinya,” ujar Prof. Mirza.

Lulusan Diminta Ciptakan Peluang Kerja

Prof. Mirza juga mengingatkan para lulusan bahwa mereka akan memasuki dunia kerja di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan ketenagakerjaan.

Ia menyebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal 2026, tingkat pengangguran pada kelompok usia 22–27 tahun mencapai 6 persen.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) turut mengubah kebutuhan dunia kerja. Karena itu, para lulusan tidak hanya dituntut untuk mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang.

“Kepada para wisudawan, kami berharap saudara tidak hanya berpikir tentang bagaimana mendapatkan pekerjaan, tetapi juga bagaimana menciptakan peluang kerja,” tutur Rektor.

Dengan pelaksanaan wisuda hari kedua tersebut, jumlah alumni USK yang dikenal sebagai “Universitas Jantong Hatee Rakyat Aceh” kini mencapai 176.494 orang.

Rangkaian wisuda periode Mei–Juli 2026 akan ditutup dengan pelepasan 751 wisudawan pada Jumat (28/8/2026).[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.