ORINEWS.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah ditandatangani. Ia juga memastikan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi dunia, akan dibuka sepenuhnya pada Jumat (19/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berada di Evian-Les-Bains, Prancis, di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Selasa (16/6/2026).
“Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani,” kata Trump.
Meski demikian, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Iran juga telah menandatangani dokumen yang dimaksud.
“Kesepakatan sudah ditandatangani, dan Selat sudah sebagian dibuka,” ujarnya.
Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz akan kembali beroperasi sepenuhnya pada akhir pekan ini.
“Jalur air tersebut akan sepenuhnya dibuka pada hari Jumat,” tutur Trump.
Pengumuman mengenai kesepakatan damai antara Washington dan Teheran sebelumnya disampaikan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Senin (15/6/2026). Sharif menyebut kedua negara sepakat menghentikan pertempuran secara segera dan permanen di seluruh front konflik, termasuk yang berkaitan dengan situasi di Lebanon.
Secara terpisah, Trump juga mengonfirmasi kesepakatan tersebut melalui akun media sosial Truth Social. Dalam pernyataannya, ia menyebut blokade laut Amerika Serikat telah dicabut dan Selat Hormuz kembali dibuka.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” tulis Trump.
Ia juga mengisyaratkan dimulainya kembali aktivitas pelayaran internasional dan distribusi energi melalui perairan tersebut.
“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” tulisnya.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran meletus pada akhir Februari 2026 setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Teheran kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke Israel serta sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pembukaan kembali Selat Hormuz dipandang penting bagi stabilitas pasokan energi global. Jalur perairan ini menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dunia yang menghubungkan kawasan Teluk dengan pasar internasional. []
















































































