TERBARU

BisnisEkonomi

Rupiah Menguat Usai Gencatan Senjata AS–Iran

ORINEWS.id – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) seiring meredanya ketegangan global setelah pengumuman gencatan senjata antara AS dan Iran. Penguatan ini juga diikuti oleh kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai meredanya ketidakpastian global menjadi faktor utama penguatan rupiah. Ia menyebut kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran turut mendorong sentimen positif di pasar keuangan.

“Ketidakpastian global berkurang, (AS dan Iran) itu berdamai. Otomatis rupiah menguat, dan IHSG hampir 3 persen tadi,” ujar Purbaya di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia juga menyinggung kondisi sebelumnya ketika nilai tukar rupiah sempat melemah hingga menembus Rp17.105 per dolar AS, yang memicu kekhawatiran di masyarakat.

“Kalau global membaik dan sentimen hilang, ya sudah, kelihatan lagi fondasi dasar,” katanya.

Pada pembukaan perdagangan Rabu, rupiah tercatat menguat 124 poin atau 0,72 persen ke level Rp16.981 per dolar AS di pasar spot. Penguatan ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia.

Yen Jepang menguat 0,78 persen, baht Thailand naik 1,38 persen, yuan China menguat 0,45 persen, peso Filipina bertambah 1,29 persen, dan won Korea Selatan melonjak 1,59 persen. Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,58 persen dan dolar Hong Kong naik tipis 0,03 persen.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan tren penguatan rupiah masih berpotensi berlanjut seiring meredanya ketegangan geopolitik global.

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS setelah langkah Donald Trump menunda penyerangan terhadap Iran selama dua minggu. Kebijakan ini memicu penurunan tajam harga minyak dan mendorong pemulihan sentimen pasar,” ujar Lukman.

Ia menambahkan, stabilitas global yang membaik akan memberikan ruang bagi penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, dalam jangka pendek. []

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.