ORINEWS.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Zulkasmi, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh lebih serius memfasilitasi sarana dan prasarana olahraga khusus bagi lanjut usia (lansia). Hal ini dianggap penting seiring meningkatnya jumlah lansia setiap tahun berdasarkan data kependudukan dan berbagai penelitian.
Zulkasmi, yang akrab disapa Keuchik Dun, menekankan bahwa fasilitas olahraga ramah lansia diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan produktivitas warga di usia senja.
“Data dan hasil penelitian menunjukkan jumlah lansia terus meningkat. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Lansia membutuhkan ruang aktivitas yang aman dan nyaman agar tetap sehat dan aktif di hari tua,” ujarnya, Senin (2/2/2026) di Banda Aceh.
Politisi Partai Demokrat ini menyebutkan banyak lansia masih memiliki semangat beraktivitas, tetapi terkendala minimnya sarana olahraga yang sesuai kondisi fisik mereka.
Ia menekankan Pemko Banda Aceh perlu menghadirkan fasilitas seperti taman lansia, jalur jalan kaki khusus, alat olahraga ringan, serta ruang senam lansia di setiap kecamatan.
“Fasilitas ini bukan sekadar sarana olahraga, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi para lansia untuk bersilaturahmi dan menjaga kesehatan mental,” tegas Zulkasmi.
Zulkasmi menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan angka penyakit tidak menular pada kelompok usia lanjut.
“Tentu langkah ini akan memberikan kepuasan bagi lansia, khususnya warga kota,” tambahnya.
Selain itu, ia mendorong agar Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Kesehatan Banda Aceh bersinergi merancang program olahraga rutin bagi lansia dengan melibatkan Puskesmas dan kader kesehatan di gampong-gampong. “Pemko harus hadir dengan kebijakan yang berpihak pada lansia. Ini bentuk kepedulian kita kepada orang tua yang telah berjasa membangun kota ini,” kata Keuchik Dun.
Menurutnya, Banda Aceh memiliki potensi menjadi kota ramah lansia jika fasilitas publik dirancang inklusif dan berorientasi pada semua kelompok usia.
“Dengan sarana yang memadai, lansia tetap bisa sehat, bahagia, dan mandiri. Ini investasi sosial jangka panjang bagi Banda Aceh,” pungkas Zulkasmi, anggota DPRK Banda Aceh Dapil Syiah Kuala dan Ulee Kareng. [*]













































































