ORINEWS.id – Di saat ribuan warga Aceh masih berjuang membersihkan lumpur sisa banjir dan longsor, PT Solusi Bangun Andalas bersama Serikat Pekerja Semen Andalas (SPSA) terus menyalurkan bantuan tanggap bencana ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Takengon, Lhokseumawe, Pidie, Bireuen, dan Kota Langsa. Senin, 22 Desember 2025.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, susu bayi, air bersih, perlengkapan kebersihan, genset, pompa air, toren air, ambal salat, serta Al-Qur’an.
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang terjadi dan dampak yang dirasakan masyarakat.
“Setiap bantuan yang kami bawa bukan hanya sekadar barang, tetapi juga dukungan moril, bahwa masyarakat Aceh tidak menghadapi bencana ini sendirian. Solusi Bangun Andalas akan selalu hadir untuk membantu agar Aceh segera pulih kembali,” ujar R. Adi Santosa.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Solusi Bangun Andalas dan SPSA.
“Di tengah kondisi masyarakat kami yang sedang terpukul akibat banjir besar ini, kehadiran bantuan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan komitmen perusahaan yang selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Di antara warga terdampak banjir di Aceh, terdapat pula sejumlah wartawan di 18 kabupaten dan kota yang turut menjadi korban. Dampak yang dialami antara lain rumah terendam, kendaraan hanyut, hingga peralatan kerja yang rusak.
Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh, Ikatan Wartawan Online (IWO) Wilayah Aceh, serta Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh, Solusi Bangun Andalas juga menyalurkan bantuan bagi wartawan terdampak guna meringankan beban mereka sembari tetap menjalankan tugas jurnalistik.
Ketua PWI Provinsi Aceh, M. Nasir Nurdin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada wartawan Aceh beserta keluarga mereka.
“Banyak rekan-rekan wartawan yang kehilangan rumah dan alat kerja, namun tetap meliput bencana. Mereka adalah pejuang informasi. Di saat-saat seperti ini, keberlangsungan informasi sangat penting agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mengikuti perkembangan kondisi pascabencana dan memberikan dukungan bagi Aceh untuk pulih kembali,” ungkapnya.
Selain bantuan dari perusahaan, solidaritas juga ditunjukkan oleh para karyawan yang tergabung dalam SPSA. Ketua SPSA, Syukurullah Jalil, mengatakan bahwa penggalangan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian seluruh pekerja Solusi Bangun Andalas, FSP-ISSI, serta mitra SPSA.
“Melalui kolaborasi antara perusahaan, pekerja, mitra, dan pemerintah daerah, kami percaya bahwa Aceh akan bangkit, lebih kuat, dan saling menguatkan,” harapnya. []






























































