ORINEWS.id, BANDA ACEH — Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., melaksanakan peusijuek sekaligus meresmikan Museum Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh, Jumat (21/8/2026).
Dalam sambutannya, Pangdam IM menegaskan bahwa museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah. Museum juga menjadi ruang edukasi, sumber inspirasi, serta sarana untuk mengenang dan mewariskan nilai-nilai perjuangan Kodam Iskandar Muda kepada generasi penerus.
“Peusijuek Museum Kodam Iskandar Muda bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk menjaga, merawat, dan mewariskan sejarah perjuangan Kodam Iskandar Muda kepada generasi penerus,” ujar Pangdam IM.
Menurut Joko, setiap koleksi museum, baik berupa foto, dokumentasi, persenjataan maupun benda bersejarah lainnya, menyimpan nilai perjuangan, pengorbanan, patriotisme, loyalitas, persatuan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara.
Ia berharap Museum Kodam Iskandar Muda dapat terus dikembangkan sebagai pusat edukasi sejarah dan wahana untuk menanamkan semangat patriotisme serta nasionalisme. Hal itu terutama ditujukan bagi prajurit, keluarga besar TNI, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Aceh.
Pangdam juga mengajak seluruh jajaran Kodam Iskandar Muda bersama-sama menjaga, merawat, melengkapi koleksi, serta melakukan pendataan dan dokumentasi sejarah secara berkelanjutan.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi juga perlu dilakukan agar museum semakin menarik dan relevan bagi generasi muda.
“Jadikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai inspirasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan pengabdian dalam menjaga keutuhan NKRI serta membantu pemerintah dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh,” pesan Joko.
Ia berharap Museum Kodam Iskandar Muda dapat menjadi rumah sejarah sekaligus sumber inspirasi yang menghubungkan perjalanan masa lalu dengan kehidupan masa kini.
Museum tersebut juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi penerus mengenai arti perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan peusijuek dan peresmian museum berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara tersebut turut dihadiri para pejabat utama Kodam Iskandar Muda, para Dan/Kabalakdam dan Dansat jajaran Kodam Iskandar Muda, pejabat pemerintah daerah, Kepala Museum Aceh, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus, serta para tamu undangan.










































































