ORINEWS.id, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI), di bawah dukungan Danantara Indonesia, mendukung dan berkontribusi aktif dalam Program Magang Nasional Tahun 2026 yang digagas pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Program tersebut merupakan bagian dari paket kebijakan stimulus ekonomi 2026 dan memberikan kesempatan kepada para lulusan baru (fresh graduate) untuk terjun langsung ke sejumlah institusi guna membangun kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Secara nasional, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, Program Magang Nasional 2026 ditargetkan menyerap 150.000 peserta. Pelaksanaannya terbagi dalam beberapa gelombang. Pada tahap pertama, sebanyak 50.000 peserta mengikuti program yang dibuka pada Agustus 2026.
Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya mengatakan BSI menyambut positif Program Magang Nasional sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, kompeten, dan mampu bersaing di dunia industri.
“Bank Syariah Indonesia menyambut positif program Magang Nasional sebagai komitmen nyata Perseroan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, kompeten, dan mampu bersaing di dunia industri,” kata Arief.
Menurut dia, program magang dapat menjadi pengalaman awal bagi peserta untuk mengenal dunia kerja sekaligus membuka peluang pengembangan karier.
“Program magang menjadi first real chapter road to employee. Di sinilah peran kami sebagai institusi perbankan syariah untuk berkontribusi aktif mendorong anak-anak muda naik kelas,” ujarnya.
Tahun ini, BSI menjadi salah satu perusahaan yang diminati peserta Program Magang Nasional. Lebih dari 5.300 pendaftar mengikuti proses seleksi, dan sekitar 700 peserta dinyatakan terpilih.
Para peserta ditempatkan di kantor pusat dan jaringan BSI di seluruh Indonesia sesuai dengan wilayah pendaftaran.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman kerja di berbagai bidang, mulai dari Data Analyst, Operation Support, Junior IT, Human Capital, Finance, Risk Management, Legal, Corporate Communication, Procurement, Economic Research, Creative Design, hingga Content Management.
Selain itu, peserta juga dapat terlibat dalam berbagai fungsi bisnis dan operasional lainnya. Secara keseluruhan, BSI menyediakan 20 pilihan jabatan untuk program pemagangan nasional.
Arief menambahkan, program magang tidak hanya memberikan pengalaman profesional, tetapi juga menjadi pintu awal untuk membangun relasi sekaligus mengembangkan potensi talenta yang dimiliki peserta.
Ia berharap para peserta dapat berkontribusi aktif dengan memberikan ide-ide segar dan inovasi untuk mengembangkan industri perbankan syariah ke depan.
“Saat ini jumlah pegawai BSI mencapai 17.000 pegawai yang didominasi Gen Z dan generasi milenial. Hadirnya peserta magang nasional menjadi warna baru bagi kami untuk berkolaborasi di seluruh generasi dan tentunya di tengah tantangan digital yang serba cepat dan dinamis,” kata Arief.
“Di sinilah kami membangun koneksi agar budaya kerja BSI sebagai bank syariah tetap melekat, namun tetap mengedepankan business process yang cepat dan andal,” lanjutnya.
Arief berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program di BSI dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk melanjutkan perjalanan karier.
“Kami berharap pengalaman selama mengikuti program di BSI dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk melanjutkan perjalanan kariernya. Bukan hanya menjadi tenaga kerja yang siap masuk industri, tetapi juga menjadi talenta yang mampu menciptakan nilai dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tutup Arief.[]















































































