TERBARU

News

Sentil Pengguna Mobil Mewah Pakai BBM Subsidi, Bahlil: “Malu Dikit Lah”

ORINEWS.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan Solar meskipun terjadi gejolak harga energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2022 yang mengatur pemberian subsidi energi kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Negara itu berdasarkan Permen Tahun 2022, itu menjaga, mensubsidi BBM kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Dari total konsumsi BBM, 80 persen itu subsidi, yang naik itu adalah BBM yang bagus. RON 92, RON 98,” kata Bahlil dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Bahlil mengatakan sebagian besar konsumsi BBM nasional masih berasal dari jenis subsidi. Karena itu, pemerintah memilih mempertahankan harga Pertalite dan Solar agar tidak membebani masyarakat serta menjaga stabilitas biaya transportasi dan distribusi barang.

Di sisi lain, ia menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar yang dipengaruhi harga minyak dunia. Menurut dia, konsumen BBM nonsubsidi umumnya berasal dari kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga menyinggung Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, yang hadir dalam forum tersebut. Dengan nada bercanda, ia menyebut pengguna kendaraan mewah tidak seharusnya mengharapkan BBM bersubsidi.

“Yang itu masa pakai mobil BMW, pakai Mercedes, mau minyaknya subsidi. Halo, yang masuk akal saja lah. Kayak pak Misbakhun, kalau pakai minyak subsidi, gaji DPR kan tinggi bro. Jangan pak Misbakhun pakai mobilnya Mercedes, nongkrongnya di mall, di cafe bagus, minta minyaknya subsidi bagaimana? Malu dikit lah,” ujarnya.

Bahlil kemudian melanjutkan candaan tersebut dengan mengatakan subsidi BBM diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan pengguna kendaraan premium.

“Minyak ini subsidi kepada saudara-saudara kita memang yang berhak untuk disubsidi. Kalau pak Misbakhun mau disubsidi, jangan pakai mobil Mercedes pak Misbakhun. Pakai Avanza pak Misbakhun, makan di Warteg, nanti saya kasih bapak subsidi,” kata dia.

Pemerintah, kata Bahlil, tetap berkomitmen menjaga harga BBM subsidi karena berkaitan langsung dengan angkutan umum dan distribusi logistik. Langkah itu dinilai penting untuk menahan laju kenaikan harga barang di masyarakat.

“Jadi bapak-ibu semua, BBM subsidi itu nggak naik, dan BBM subsidi ini termasuk meng-cover angkutan umum, angkutan logistik. Tujuannya apa? Agar harga barang tidak naik. Jadi, BBM yang naik itu diperuntukkan kepada memang mobil-mobil yang mengkonsumsi BBM yang bagus dan itu rata-rata orang bagus,” tutur Bahlil.

Kategori: Ekonomi – Energi

Tag: Bahlil Lahadalia, BBM Subsidi, Pertamax, Pertalite, Harga BBM

Judul Alternatif:

  1. Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Solar Tetap, Pertamax Ikuti Pasar
  2. Bahlil: Kenaikan BBM Nonsubsidi Tidak Ganggu Masyarakat Penerima Subsidi
  3. Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi, Bahlil Soroti Pengguna Kendaraan Mewah
  4. Bahlil Tegaskan Pertalite Tak Naik Meski Harga Energi Global Bergejolak
  5. BBM Subsidi Tetap Aman, Bahlil Sebut Pertamax untuk Kalangan Mampu

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.