ORINEWS.id – Penjualan Honda di Indonesia turun drastis pada April 2025. Salah satu penyebab utama adalah persiapan peluncuran mobil baru berjenis SUV (sport utility vehicle).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan wholesales Honda anjlok 52,4 persen, dari 6.303 unit pada Maret menjadi 3.000 unit pada April 2025. Pasar mobil nasional juga menurun 27,8 persen, hanya mencatat 51.205 unit secara wholesales.
Sales, Marketing, and Aftersales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, mengatakan kondisi ekonomi dan kendala pengiriman model impor turut menekan penjualan.
“Kami juga menyesuaikan distribusi wholesales sebagai persiapan peluncuran model baru,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (15/5/2025).
Peluncuran SUV baru ini membuat kontribusi model SUV Honda terhadap penjualan wholesales turun dari rata-rata 35 persen per bulan menjadi 24 persen pada April 2025.
Sejak Januari hingga pertengahan Mei 2025, Honda telah merilis empat model baru, termasuk New Honda City hatchback, Honda e:N1, HR-V Modulo Edition 2025, dan New Honda Civic RS e:HEV. Billy juga mengungkapkan rencana peluncuran tiga mobil hybrid baru hingga akhir tahun, salah satunya adalah Civic RS e:HEV.
Meski mengalami penurunan, Honda tetap menjadi merek mobil terlaris ketiga di Indonesia. Penjualan wholesales Januari-April 2025 tercatat 25.336 unit, turun 22,5 persen dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan retail juga turun 19,4 persen menjadi 29.215 unit, lebih rendah dibanding penurunan nasional yang sebesar 7,7 persen. []












































































