TERBARU

Aceh

Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Berakhir Ricuh

ORINEWS.id, BANDA ACEH — Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berakhir ricuh setelah sekelompok massa berupaya mengibarkan bendera bulan bintang di halaman masjid, Jumat malam, 14 Agustus 2026.

Kericuhan bermula ketika massa yang menghadiri acara zikir dan doa bersama berupaya mengganti bendera Merah Putih yang terpasang di salah satu tiang dengan bendera bulan bintang.

Di tengah kerumunan, seorang warga memanjat tiang bendera dan melepaskan tali pengikat bendera Merah Putih. Setelah berhasil menurunkannya, bendera tersebut dilemparkan ke arah bawah.

Aparat TNI dan Polri yang berada di lokasi kemudian berupaya membubarkan massa. Upaya tersebut mendapat perlawanan dari sejumlah peserta yang berada di sekitar lokasi.

Tak lama berselang, dua orang kembali memanjat tiang bendera sambil membawa bendera bulan bintang. Saat upaya pemasangan berlangsung, aparat melepaskan beberapa tembakan ke udara dan bergerak mundur ke arah Kodim 0101/Kota Banda Aceh.

Massa yang disebut terdiri atas gabungan anak syuhada dan sejumlah elemen masyarakat kemudian melempari barikade aparat dengan batu. Situasi semakin tegang hingga terjadi aksi saling kejar antara massa dan petugas keamanan.

Setelah aparat mundur, sejumlah warga kembali memanjat tiang dan berhasil mengikat bendera bulan bintang pada tiang tersebut.

Kericuhan kembali pecah. Massa melemparkan batu ke arah petugas, sedangkan aparat merespons dengan tembakan peringatan ke udara dan penggunaan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar sisi Masjid Raya Baiturrahman dilaporkan mengalami kerusakan akibat terkena lemparan batu.

Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di sekitar kawasan Masjid Raya Baiturrahman. Situasi di lokasi masih dalam pengamanan aparat TNI dan Polri.

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 sebelumnya digelar melalui zikir dan doa bersama untuk mengenang serta merawat perdamaian yang tercipta setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005.[]

Apa reaksi Anda?

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.