ORINEWS.id, TIMIKA — Kepala Suku Besar Kamoro di Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengecam penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Timotius mengajak masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Timotius saat memberikan testimoni kepada personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 di Kabupaten Mimika, Selasa (11/8/2026).
Menurut Timotius, tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan penderitaan serta mengganggu rasa aman masyarakat.
Ia menilai keamanan dan kedamaian di Tanah Papua merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga.
“Salam kedamaian untuk seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika. Saya mengutuk keras tindakan penembakan terhadap masyarakat sipil yang dilakukan oleh kelompok bersenjata pada Festival Budaya Lembah Baliem di Walesi, Kabupaten Jayawijaya,” ujar Timotius.
“Saya mengecam setiap bentuk tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil. Tindakan seperti ini tidak dapat dibenarkan dan hanya akan merugikan masyarakat serta mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” lanjutnya.
Apresiasi aparat keamanan
Timotius juga menyampaikan apresiasi kepada petugas kepolisian dan aparat keamanan yang telah memberikan perlindungan serta merespons kejadian tersebut.
Menurut dia, kehadiran aparat di lapangan penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan ketika terjadi gangguan keamanan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada petugas kepolisian setempat dan aparat keamanan lainnya yang dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz atas perlindungan serta respons cepat yang diberikan dalam menangani kejadian penembakan di Jayawijaya,” katanya.
“Kami mengapresiasi tindakan yang profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat,” lanjut Timotius.
Ajak masyarakat kibarkan Merah Putih
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Timotius mengajak masyarakat Kabupaten Mimika menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia meminta masyarakat mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang dapat mempererat persatuan dan kebersamaan.
Timotius juga mengajak masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.
“Saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama dengan aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Timotius.
“Mari kita ciptakan suasana kedamaian dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Mari kita kibarkan bendera Merah Putih secara serentak sebagai simbol kebanggaan, persatuan, dan cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Ia berharap masyarakat bersama-sama menjaga Papua agar tetap aman dan damai.
“Mari kita jaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif. Bersama-sama kita wujudkan Papua yang damai demi masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” pungkasnya.[]















































































