ORINEWS.id, SILVERSTONE – Marc Marquez mengungkap penyebab dirinya kesulitan dalam Sprint MotoGP Inggris 2026. Pebalap Ducati Lenovo tersebut mengalami masalah graining pada ban belakang sejak lap keempat hingga harus puas finis di posisi kesembilan.
Marquez sebenarnya sempat bersaing di posisi empat besar pada awal Sprint yang berlangsung 10 lap di Sirkuit Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026. Namun, kecepatannya kemudian merosot drastis.
Selisih waktu antara lap tercepat dan lap terlambat Marquez bahkan mencapai sekitar lima detik. Ia akhirnya finis kesembilan dan hanya mengamankan satu poin, unggul tipis 0,027 detik dari pebalap di belakangnya.
Marquez mengatakan masalah tersebut cukup mengejutkan karena tidak muncul sepanjang sesi latihan.
“Saya kecewa karena kami mengalami hal baru dalam balapan Sprint. Dalam latihan, kami tidak pernah mengalami penurunan performa ban belakang seperti itu,” kata Marquez kepada media, termasuk Crash, Sabtu (8/8/2026).
Masalah Ban Muncul Sejak Lap Keempat
Marquez mengatakan bukan hanya dirinya yang mengalami persoalan tersebut. Namun, ia merasa paling terdampak karena graining muncul lebih awal pada motornya.
“Saya bukan satu-satunya yang mengalaminya; banyak pebalap juga merasakannya. Namun, saya yang paling terdampak karena masalah itu muncul sangat awal. Pada lap keempat saya sudah mulai merasakan penurunan yang sangat besar. Setelah itu saya hanya berusaha bertahan dan menyelesaikan balapan,” ujarnya.
Juara dunia tersebut mengaku harus mengambil risiko besar ketika posisinya mulai merosot ke urutan keenam dan ketujuh.
“Ketika berada di posisi ketujuh atau keenam, saya sangat kesulitan dan mengambil banyak risiko untuk menghindari kecelakaan. Selisih poin antara finis keenam dan tidak mendapat poin hanya tiga atau empat angka,” kata dia.
Karena itu, Marquez memilih tidak memaksakan diri untuk mengejar posisi lebih tinggi.
“Jadi saya memilih menyelesaikan balapan dan melihat apakah besok saya bisa memperbaikinya, apakah saya bisa mengelola ban belakang dengan lebih baik dan apakah tim bisa menemukan solusi untuk membantu kondisi ban belakang,” ujarnya.
Bukan Degradasi Ban
Marquez menegaskan persoalan yang dialaminya bukan sekadar degradasi ban. Menurut dia, masalah tersebut lebih tepat disebut graining, yakni kondisi ketika permukaan ban tidak bekerja pada temperatur yang tepat sehingga mengganggu daya cengkeram.
“Ini bukan karena temperaturnya jauh lebih dingin. Biasanya dengan suhu dingin… Masalahnya, ini bukan degradasi ban, melainkan graining. Ketika terjadi graining, karet ban tidak bekerja pada temperatur yang tepat,” tutur Marquez.
Ia berharap Ducati dapat menemukan solusi sebelum balapan utama MotoGP Inggris 2026 digelar pada Minggu, 9 Agustus.
“Jadi kita lihat apakah besok (hari Minggu ini) bisa menemukan solusi. Masalahnya, kami tetap tidak tahu bagaimana kondisinya ketika balapan dimulai karena pada sesi latihan dan warm-up, masalah ini tidak akan terasa,” kata Marquez.[]















































































