ORINEWS.id – Pebalap Spanyol Pedro Acosta menyambut antusias kepastian bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027. Rider berusia 22 tahun itu mengaku merasa terhormat dapat berbagi garasi dengan juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez.
Acosta akan meninggalkan KTM pada akhir musim 2026 untuk memulai babak baru bersama Ducati. Meski musim ini belum berjalan sesuai harapan, ia menilai kesempatan menjadi rekan setim Marquez merupakan salah satu langkah terbesar dalam kariernya di kelas utama.
Dikutip dari Crash, Acosta mengatakan kehadiran Marquez akan menjadi kesempatan berharga baginya untuk menimba pengalaman dari salah satu pebalap tersukses dalam sejarah MotoGP.
“Merupakan suatu kehormatan bisa berada dalam satu tim bersama Marc,” kata Acosta.
Ia menyadari perbedaan fase karier mereka. Menurut Acosta, Marquez telah melewati perjalanan panjang di MotoGP, sedangkan dirinya masih berada pada tahap awal untuk membangun prestasi di kelas premier.
“Karier dia bisa dibilang sudah mendekati akhir, sementara saya, katakanlah baru saja memulai kiprah di MotoGP,” ujarnya.
Sepanjang MotoGP 2026, Acosta belum mampu bersaing di papan atas klasemen. Hingga pertengahan musim, ia masih menempati peringkat ketujuh klasemen sementara.
Meski demikian, penampilannya tetap menjanjikan. Acosta sudah mengoleksi tiga podium, masing-masing di seri Thailand, Amerika, dan Hungaria. Ia juga sempat meraih posisi terdepan pada Sprint Race MotoGP Thailand 2026.
Performa Acosta musim ini dinilai belum maksimal karena terkendala performa motor KTM serta cedera lengan kanan yang sempat mengganggu konsistensinya di lintasan.
Bagi Acosta, kesempatan satu tim dengan Marquez bukan hanya soal membela tim terbaik, tetapi juga peluang untuk memperkaya pengalaman sebagai pebalap muda.
“Oleh karena itu, ini adalah kesempatan bagus bagi saya untuk mencoba belajar darinya dan pengalamannya,” kata Acosta.
Ia juga menyebut Marquez sebagai pebalap terakhir yang masih aktif dari generasi emas MotoGP yang pernah bersaing dengan nama-nama besar seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi.
“Dia adalah yang terakhir dari era terakhir, bersepeda bersama para pembalap hebat seperti Dani (Pedrosa), Jorge (Lorenzo), dan Valentino (Rossi),” ujar Acosta.[]







































































