ORINEWS.id, JAKARTA — Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny menjadi pencetak gol dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Kemenangan ini juga menjadi pembalasan Indonesia setelah sebelumnya bermain imbang saat menghadapi Singapura pada Agustus lalu. Tambahan tiga poin menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A, di bawah Malaysia yang memiliki jumlah poin sama tetapi unggul selisih gol setelah menang 3-0 atas Bangladesh.
Indonesia tidak langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Singapura sempat mencoba menguasai pertandingan pada sekitar lima menit pertama sebelum tekanan Garuda mulai meningkat.
Peluang pertama Indonesia hadir pada menit keenam. Dean James melepaskan tembakan setelah menerima umpan Luke Vickery, tetapi belum menghasilkan gol.
Enam menit kemudian, Indonesia akhirnya membuka keunggulan. Vickery menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan ke area pertahanan Singapura. Ragnar Oratmangoen menyambut bola tersebut dan mengarahkannya ke gawang untuk membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-13.
Gol tersebut membuat Indonesia semakin agresif. Serangan dari sisi sayap menjadi salah satu cara yang digunakan skuad asuhan John Herdman untuk membongkar pertahanan Singapura. Vickery dan Dean James beberapa kali terlibat dalam rangkaian serangan yang merepotkan lini belakang tim tamu.
Indonesia hampir menggandakan keunggulan dua menit setelah gol pertama. Vickery kembali mengirimkan bola ke area berbahaya, tetapi Dean James terlambat menyambut umpan tersebut sehingga peluang berakhir tanpa tembakan ke gawang.
Memasuki 30 menit pertandingan, Indonesia masih lebih banyak menekan. Peluang lain tercipta menjelang turun minum ketika Ragnar menerima umpan terobosan Ole Romeny dan masuk ke kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.
Tidak ada gol tambahan hingga babak pertama berakhir. Indonesia mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan cenderung menurun. Kedua tim lebih berhati-hati dalam membangun serangan.
Singapura mendapatkan peluang tepat sasaran pertamanya pada menit ke-57. Pemain pengganti Song Ui-young melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih dapat diamankan kiper Indonesia, Maarten Paes.
Pertandingan kemudian berubah pada menit ke-70. Safuwan Baharudin yang sebelumnya mendapat kartu kuning akhirnya diganjar kartu merah setelah wasit meninjau insiden melalui VAR. Singapura pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain segera dimanfaatkan Indonesia. Dari situasi bola mati, Indonesia memperoleh tendangan penalti setelah bola mengenai tangan pemain Singapura di area terlarang.
Ole Romeny maju sebagai eksekutor. Ia menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-74. Gol tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan Indonesia.
Indonesia sebenarnya masih memiliki sejumlah kesempatan setelah gol kedua. Namun, tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan 2-0 membuat Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan tiga poin. Malaysia berada di posisi pertama Grup A karena unggul selisih gol, sedangkan Singapura berada di posisi ketiga tanpa poin.
Susunan Pemain
Indonesia: Maarten Paes; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk (Ivar Jenner), Dean James (Nathan Tjoe-A-On), Luke Vickery (Rizky Ridho), Ragnar Oratmangoen (Thom Haye), Ole Romeny (Rayhan Hannan), Mitchell Baker.
Pelatih: John Herdman.
Singapura: Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Nur Adam Abdullah (Raoul Suhaimi), Hariss Harun, Safuwan Baharudin, Farhan Zulkifli (Jacob William), Harhys Stewart, Shawal Anuar (Song Ui-young), Kyoga Nakamura (Joel Chew), Shah Shahiran, Ilhan Fandi (Glenn Kweh).
Pelatih: Gavin Lee.















































































