ORINEWS.id – Seorang anggota Polri mencuri perhatian dalam ajang Kejuaraan Nasional karate KASAL Cup V 2026 setelah berhasil meraih medali emas di tengah persaingan ketat 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum.
Atlet tersebut adalah Bripda Petra Julio Alexandro Sihombing, personel Subdit Cakal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri. Ia meraih emas pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -60 Kg Putra dalam kejuaraan yang digelar pada 4–5 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
Kejuaraan karate bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Laksamana Madya TNI Edwin dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL).
Di balik prestasinya, Petra menjalani keseharian yang tidak biasa. Selain sebagai atlet, ia juga bertugas sebagai handler K9 bernama Alma, anjing pelacak milik Polri yang memiliki kemampuan mendeteksi bahan peledak.
Dalam tugas hariannya, Petra memastikan kondisi kesehatan Alma tetap terjaga, mulai dari pemberian pakan, kebersihan kandang, hingga latihan rutin guna mempertajam kemampuan deteksi. Ia juga bertanggung jawab memastikan Alma selalu siap dalam mendukung pengamanan maupun penanganan situasi berisiko tinggi.
Hubungan antara handler dan satwa disebut menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan tugas. Konsistensi latihan, ketelitian, serta kesabaran membentuk kemampuan Alma sebagai K9 yang andal sekaligus mencerminkan profesionalisme personel Polri.
Selain Petra, prestasi juga diraih oleh rekan satuannya, Bripda Salma Aulia, yang memperoleh medali perunggu pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -68 Kg Putri.
Kepala Korsabhara Baharkam Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mulya Hasudungan Ritonga, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Polri melalui fungsi Korsabhara akan terus berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia unggul serta kesiapsiagaan operasional, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Mulya dalam keterangannya.
Ia menambahkan, “Yang satu mahir deteksi bom, yang satu jago karate.”
Prestasi ini dinilai menjadi bukti bahwa personel Polri mampu menyeimbangkan antara tugas operasional dan pengembangan kapasitas diri. Pembinaan di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri disebut berjalan selaras dalam meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mendorong prestasi individu. []








































































