Minggu, Mei 26, 2024

Jaksa Limpahkan Kasus Korupsi Puskesmas Lamtamot Aceh Besar ke Pengadilan

Wajib Baca

Orinews.id|Banda Aceh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar telah resmi melimpahkan berkas 4 tersangka perkara korupsi pembangunan Puskesmas Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Banda Aceh pada Rabu, 3 April 2024.

Adapun empat tersangka tersebut berinisial TZF (53 tahun) selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, MR (38 tahun) selaku Wakil Direktur CV. Selendang Nikmat, SI (50 tahun) selaku peminjam perusahaan, dan SN (30 tahun) selaku Direktur CV. Design Preview Consultant/Konsultas Pengawas.

Kasi Intelijen Kejari Aceh Besar, Maulijar menyebutkan para tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan pembangunan Puskesmas Lamtamot, secara melawan hukum/menyalahgunakan kewenangan tidak melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku sehingga terdapat kekurangan volume pekerjaan.

“Sehingga perbuatan para tersangka memperkaya/menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang berakibat merugikan keuangan negara,” kata Maulijar dalam keterangan tertulis kepada media ini, Rabu.

Dijelaskan, berdasarkan laporan hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh Nomor: PE. 03/SR-102/PW01/5/2024, 22 Maret 2024, kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi tersebut sebesar Rp257.752.516.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3  Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, kata Maulijar, pada 1 April 2024, Kejari Aceh Besar telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik. Pelaksanaan tersebut berlangsung di ruang Tahap II Kejari Aceh Besar.

“Dengan pelimpahan ini, selanjutnya Jaksa Penuntut Umum akan menunggu jadwal pelaksanaan sidang yang ditetapkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh,” tutupnya.

|Editor: Awan

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

LBH Ansor Aceh Tamiang Buka Posko Pengaduan Rekrutmen PPK dan PPS Pilkada

ORINEWS.ID, Aceh Tamiang – Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kabupaten Aceh Tamiang membuka posko
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA LAINNYA

- Advertisement -