Orinews.id|Banda Aceh – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggelar aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Jum’at, (7/7/2023).
Mereka menolak Achmad Marzuki yang ditunjuk kembali sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh oleh Pemerintah Republik Indonesia.
“Kami menolak tegas Achmad Marzuki yang ditunjuk kembali. Kami juga meminta Mendagri dan Presiden untuk kembalikan marwah Aceh,” kata koordinator aksi, Barbar, dalam orasinya.
Menurutnya, Achmad Marzuki tidak layak menjadi Pj Gubernur Aceh karena selama setahun memimpin Aceh, ia tidak memberikan dampak yang berarti dalam pembangunan Aceh.
Selain itu, Barbar juga menilai pemerintah pusat tidak menghormati Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) yang mengamanatkan bahwa Pj Gubernur Aceh haruslah putra terbaik Aceh.
“Kami rakyat Aceh mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan Pj Gubernur Aceh adalah putra terbaik Aceh sesuai amanat UUPA. Jangan khianati UUPA yang sudah disepakati bersama,” ujarnya.
Karena itu, Barbar mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersama sama memperjuangkan marwah bangsa Aceh dari kezaliman pemerintah pusat.
Aksi demo tersebut berlangsung damai dan tertib, meski sebelumnya terjadi saling dorong antara aparat keamanan saat mahasiswa memasuki halaman gedung DPRA.
|Reporter: Khairil Akram
|Editor: Awan












































































