TERBARU

BisnisEkonomi

Kolaborasi BSI-PNM: 300 Ribu Nasabah Ultra Mikro di Aceh Buka Rekening Bank Syariah Indonesia

ORINEWS.id – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menargetkan penambahan sekitar 300 ribu nasabah ultra mikro di Provinsi Aceh pada 2026, menyusul kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat inklusi keuangan syariah di segmen UMKM dan mendukung pengembangan ekonomi inklusif.

Aceh dipilih karena BSI merupakan bank syariah terbesar di wilayah tersebut, sekaligus sebagai bagian dari komitmen perseroan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM yang telah terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tahap awal kerja sama ini difokuskan pada penyediaan layanan tabungan bagi UMKM ultra mikro.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, pihaknya serius mendorong peningkatan inklusi syariah bagi seluruh segmen, terutama UMKM.

Advertisements
BANK ACEH - HPN 2026

“Sepanjang 2025, pertumbuhan pembiayaan UMKM BSI mencapai Rp52,30 triliun. Tabungan ini menjadi entry gate agar transaksi keuangan UMKM lebih transparan dan tercatat sehingga bankable,” ujarnya.

Baca Juga
Upgrade Sistem Selesai, Layanan E-Channel BSI Kembali Normal

Anton menambahkan, BSI juga memperkuat peran UMKM melalui pendampingan dan pelatihan di BSI UMKM Centre, yang telah membina lebih dari 4.900 UMKM dan diharapkan dapat mencetak lapangan kerja baru di daerah masing-masing.

Hingga Desember 2025, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tercatat mencapai Rp380 triliun, tumbuh 16,20% YoY, dengan komposisi dana murah (CASA) sekitar 61,62 persen atau Rp234 triliun.

Target kerja sama BSI dan PNM mencakup integrasi layanan perbankan antara kedua institusi, mulai dari kemudahan pembukaan rekening, transaksi keuangan, hingga dukungan fasilitas perbankan syariah bagi nasabah ultra mikro. Diharapkan, hal ini memperluas penetrasi layanan finansial yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pengusaha ultra mikro, melalui peningkatan akses ke layanan keuangan formal, perluasan kesempatan pembiayaan, serta peningkatan kapasitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen PNM dalam memberdayakan ekonomi rakyat melalui permodalan, pendampingan, dan program peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha kecil di Indonesia. []

Baca Juga
Pembiayaan Tumbuh Double Digit, Kinerja BSI Makin Solid

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks