ORINEWS.id – Francesco “Pecco” Bagnaia dipastikan mengakhiri kebersamaannya dengan tim pabrikan Ducati pada akhir musim 2026. Juara dunia MotoGP dua kali itu resmi bergabung dengan Aprilia Racing dan akan memperkuat tim asal Italia tersebut mulai musim 2027.
Pengumuman resmi disampaikan Aprilia Racing yang menyebut Bagnaia telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun. Dengan kesepakatan tersebut, pebalap asal Turin itu akan membela Aprilia hingga musim 2030.
Di Aprilia, Bagnaia akan bertandem dengan sesama pebalap Italia, Marco Bezzecchi. Keduanya dikenal sebagai murid legenda MotoGP, Valentino Rossi, sehingga duet tersebut diprediksi menjadi salah satu yang paling menarik dalam persaingan MotoGP era regulasi baru.
Kehadiran Bagnaia dinilai menjadi langkah strategis bagi Aprilia yang tengah mempersiapkan diri menghadapi perubahan regulasi teknis MotoGP mulai 2027. Selain memperkuat daya saing tim, perekrutan Bagnaia juga diyakini akan meningkatkan daya tarik Aprilia di kancah balap dunia.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut keputusan merekrut Bagnaia merupakan bagian dari visi besar untuk memperkuat prestasi olahraga Italia di level internasional.
“Michele Colaninno (CEO Piaggio Group) dan saya memiliki visi yang sama untuk mendukung Italia, itulah sebabnya kami berdua memikirkan Marco dan Pecco bersama untuk babak selanjutnya dari Aprilia Racing. Kedatangan Bagnaia merupakan konfirmasi nilai olahraga Italia, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menonjol di panggung dunia berkat prestasi Kimi Antonelli di Formula 1, Jannik Sinner di tenis, dan Federica Brignone di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026,” kata Rivola.
Ia mengaku bangga dapat mendatangkan salah satu pebalap terbaik MotoGP ke timnya.
“Itulah mengapa menyambut Pecco membuat kami bangga dan memberikan dorongan lebih lanjut bagi olahraga Italia di kancah internasional. Kami akan menyambutnya dan keluarganya dengan hangat, tetapi pertama-tama kami akan mencoba mengalahkannya! Memiliki juara dunia berkali-kali adalah tanggung jawab yang sangat ingin kami emban,” ujarnya.
Bagnaia memulai karier Grand Prix di kelas Moto3 pada 2013. Lima tahun berselang, ia berhasil merebut gelar juara dunia Moto2 sebelum naik ke kelas utama MotoGP pada 2019.
Puncak kariernya datang ketika sukses menjuarai MotoGP secara beruntun pada musim 2022 dan 2023 bersama Ducati.
Sepanjang kariernya di Grand Prix, Bagnaia telah mengoleksi 41 kemenangan, 86 podium, dan 35 pole position. Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pebalap Italia tersukses di kelas utama MotoGP, hanya berada di bawah Giacomo Agostini dan Valentino Rossi dalam daftar peraih prestasi terbanyak. []















































































