ORINEWS.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada periode 15 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus Mudik Lebaran tahun ini.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 134.402 kendaraan atau meningkat 24,68 persen dibandingkan trafik normal. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada sejumlah ruas tol utama yang menghubungkan antarkota dan kawasan perkotaan.
Kondisi ini mencerminkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang periode puncak mudik, terlebih menjelang diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 Maret 2026.
Pada sejumlah ruas tol utama, peningkatan trafik kendaraan tercatat cukup signifikan. Di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka), jumlah kendaraan mencapai 21.156 unit atau naik 48,79 persen dibandingkan trafik normal. Sementara itu, di Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) tercatat 22.391 kendaraan atau meningkat 41,85 persen.
Peningkatan juga terjadi di Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino–Simpang Ness) dengan 11.120 kendaraan atau naik 34,66 persen dari kondisi normal. Sedangkan di Tol Pekanbaru–Dumai tercatat 16.287 kendaraan atau meningkat 5,86 persen.
Di ruas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar tercatat 7.504 kendaraan atau meningkat 17,97 persen. Sementara Tol Indrapura–Kisaran mencatat 10.270 kendaraan atau meningkat tipis sebesar 0,14 persen dibandingkan trafik normal.
Pada ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita, jumlah kendaraan mencapai 24.929 unit atau meningkat 15,52 persen. Adapun di Tol Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) tercatat 10.834 kendaraan atau meningkat 12,65 persen.
Peningkatan paling tinggi terjadi di Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) yang mencatat 7.959 kendaraan atau melonjak 93,18 persen dibandingkan trafik normal.
Di sisi lain, beberapa ruas tol justru mengalami penurunan trafik kendaraan. Tol Bengkulu–Taba Penanjung mencatat 1.952 kendaraan atau turun 12,07 persen, sementara Tol Padang–Sicincin mencatat 2.625 kendaraan atau turun 29,85 persen dibandingkan kondisi normal.
Selain ruas tol yang telah beroperasi, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol yang difungsionalkan selama periode mudik. Pada Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji), tercatat 3.741 kendaraan yang melintas. Sementara itu, pada Tol Palembang–Betung ruas Kramasan–Pangkalan Balai tercatat 5.227 kendaraan.
Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan lebih awal menjelang penerapan kebijakan WFA dan libur Lebaran.
Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.
Perusahaan tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol melalui akun resmi Hutama Karya Toll Road maupun aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan kondisi trafik secara real time. []















































































