TERBARU

Politik

Demokrat Aceh Bekali Kader Politik Santun dan Beretika Warisan SBY

ORINEWS.id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh membekali kader melalui pendidikan politik untuk meneguhkan kembali nilai politik santun dan beretika yang diwariskan pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Aceh, HT Ibrahim, mengatakan pendidikan politik tersebut bukan sekadar agenda rutin partai. Kegiatan itu, menurut dia, merupakan upaya memperkuat jati diri Demokrat sebagai partai yang menjunjung etika, empati, dan kedekatan dengan rakyat.

Advertisements
BANK ACEH - HPN 2026

“Politik yang ditekankan Demokrat adalah politik beretika, politik santun seperti yang diajarkan Bapak SBY sejak awal. Nilai itu kami tanamkan kepada kader dan masyarakat,” kata HT Ibrahim dalam kegiatan Meneguhkan Komitmen Demokrasi dalam Perjuangan Kader Partai Demokrat di The Pade Hotel, Banda Aceh, Sabtu, 27 Desember 2025.

HT Ibrahim, yang akrab disapa Ampon Bram, menjelaskan pendidikan politik kali ini dilaksanakan lebih luas dengan melibatkan pengurus partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Setiap Dewan Pimpinan Cabang mengirimkan empat orang, yakni ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua badan pemenangan. Pengurus tingkat provinsi serta kader di tingkat DPRA dan DPRK juga dilibatkan.

Baca Juga
Srikandi Demokrat Aceh Bagikan Nasi Kotak untuk Keluarga Pasien di RSUZA

Anggota Komisi XIII DPR RI itu menyebutkan pembekalan diberikan oleh pemateri dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, birokrat, akademisi, hingga politisi. Pendidikan politik tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Meski demikian, Ampon Bram menegaskan kegiatan dilakukan tanpa euforia sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di tengah situasi musibah yang melanda Aceh.

“Kita tidak boleh euforia karena sedang dalam situasi musibah. Namun kegiatan ini tetap dilaksanakan karena merupakan agenda resmi. Yang terpenting, nilai politik santun dan empati tetap dijaga,” ujarnya.

Selain pembekalan materi, Ampon Bram juga menekankan pentingnya kader Demokrat turun langsung membantu masyarakat. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari politik kerakyatan yang sejak lama diajarkan SBY dan pimpinan Partai Demokrat.

“Kami diajarkan untuk menyapa dan membantu rakyat, apalagi saat musibah. Anggota DPR, baik DPR RI maupun DPRA dan DPRK, wajib turun ke lapangan dan melaporkan kegiatannya ke DPP,” katanya.

Ketua Panitia kegiatan, Andry Agung, mengatakan pendidikan politik merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan partai politik. Kegiatan ini dikhususkan bagi kader internal Partai Demokrat Aceh tahun 2025 dan diikuti perwakilan dari 23 DPC kabupaten/kota.

Baca Juga
Jaga Kedaulatan, Ketua Demokrat Se-Indonesia Serentak Sambangi Pengadilan

“Tema yang diangkat adalah meneguhkan komitmen demokrasi dalam perjuangan kader Partai Demokrat. Fokusnya penyamaan persepsi tentang demokrasi, baik secara internal maupun eksternal,” kata Andry.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan DPP Partai Demokrat, antara lain Kepala Badan Saksi Nasional Ilham Mendrova dan Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaki Mahendra Putra. Pemateri dari daerah, akademisi, dan kalangan jurnalis juga dihadirkan.

“Kami ingin kader memahami demokrasi secara utuh dan tetap berpegang pada nilai politik santun yang menjadi ciri khas Partai Demokrat,” ujar Andry.

Baca juga: Anggota DPR RI Minta Aparat Tidak Represif dalam Penanganan Bencana

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks