ORINEWS.id – Tim dokter RSIA Cempaka Az-Zahra berhasil melakukan operasi kompleks terhadap seorang pasien wanita dewasa dengan kelainan bawaan anogenital yang sangat langka. Pasien tersebut mengalami agenesis vagina, anus ektopik, dan hipoplasia uterus-cervix, kondisi ketika saluran vagina tidak terbentuk, rahim sangat kecil, dan letak anus berada tidak pada posisi seharusnya.
Direktur RSIA Cempaka Az-Zahra, dr. Putri Ilham Sari, MARS, menyebut keberhasilan operasi ini menjadi tonggak penting bagi pelayanan kesehatan di Aceh.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa RSIA Cempaka Az-Zahra berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang modern, berkualitas, dan penuh kepedulian,” kata Putri, Jumat, 12 September 2025.
Menurut catatan medis, kelainan bawaan duktus Müller terjadi pada 0,1 hingga 7 persen populasi dengan variasi yang beragam. Di Aceh, layanan uroginekologi mulai dikembangkan sejak 2021. Beberapa kasus kongenital telah ditangani, namun kasus ini menjadi salah satu yang paling kompleks karena uretra dan anus terletak sangat berdekatan dengan ketiadaan liang vagina.
Kolaborasi Dokter Spesialis
Operasi rekonstruksi dilakukan oleh tim lintas rumah sakit. Mereka antara lain dr. Roziana, M.Ked, Sp.OG, Subsp. UroginRe (RSIA Cempaka Az-Zahra), dr. Tyas Priyatini, SpOG Subsp. UroginRe (RSCM Jakarta), dr. Wael Oemar (RS Djamil Padang), serta dr. Yulia Margaretha, SpOG Subsp. UroginRe (RS Persahabatan Jakarta).
“Kasus agenesis vagina bukan hanya tantangan medis, tetapi juga psikologis bagi pasien. Dengan keberhasilan operasi ini, kami berharap pasien dapat menjalani hidup baru dengan lebih percaya diri dan bermakna,” ujar salah satu dokter dalam tim tersebut.
Harapan Baru Bagi Pasien
Bagi pasien, operasi ini tidak hanya prosedur medis, melainkan juga titik balik kehidupan setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan fisik dan tekanan emosional. RSIA Cempaka Az-Zahra menegaskan pentingnya deteksi dini untuk mencegah risiko yang lebih besar di kemudian hari.
“Kelainan apapun akan lebih baik jika ditangani sejak awal. Kami mengajak masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar harapan baru selalu bisa ditemukan,” tutur Putri.
Keberhasilan operasi ini menjadi momentum penting bagi dunia medis di Aceh sekaligus bukti bahwa fasilitas kesehatan daerah mampu menjawab tantangan medis tingkat tinggi. []













































































