ORINEWS.id – Citra satelit terbaru mengungkap aktivitas pembangunan besar-besaran yang dilakukan Iran di sejumlah lokasi militer dan nuklir strategis. Pembangunan itu disebut meliputi pemasangan “perisai beton” hingga penimbunan tanah untuk menyamarkan fasilitas penting.
Laporan yang dikutip dari Reuters, Kamis (19/2/2026), menyebut langkah tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait program nuklir Teheran.
Data citra satelit per 24 Januari menunjukkan Iran telah menimbun pintu masuk terowongan di lokasi nuklir yang sebelumnya menjadi sasaran serangan dalam konflik Iran–Israel tahun lalu. Aktivitas serupa juga terlihat di sejumlah pangkalan rudal dan kompleks militer lainnya.
Upaya tersebut berlangsung ketika diplomat kedua negara masih melakukan negosiasi mengenai program nuklir Iran. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan akan mengedepankan jalur diplomasi, meski tetap mengancam opsi militer jika perundingan gagal.
Parchin dan “Sarkofagus Beton”
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah kompleks militer Parchin, sekitar 30 kilometer tenggara Teheran. Wilayah ini sejak lama dicurigai intelijen Barat sebagai lokasi uji coba terkait teknologi peledak nuklir, meski Iran membantah tudingan tersebut.
Citra satelit menunjukkan bangunan di lokasi yang sempat rusak akibat serangan Israel pada 2024 kini telah direkonstruksi. Analisis Institut Sains dan Keamanan Internasional (ISIS) bahkan menyebut adanya pembangunan perisai “sarkofagus beton” untuk melindungi fasilitas baru yang disebut Taleghan 2.
Para analis menilai struktur tersebut kemungkinan digunakan untuk melindungi peralatan sensitif dari serangan udara.
Terowongan Dikubur di Isfahan
Di kompleks nuklir Isfahan, citra satelit memperlihatkan Iran menimbun seluruh pintu masuk terowongan bawah tanah. Area ini diketahui menjadi lokasi penyimpanan sebagian besar uranium yang diperkaya Iran.
Menurut ISIS, penimbunan pintu terowongan bertujuan meredam dampak serangan udara sekaligus menyulitkan operasi militer darat yang menargetkan fasilitas tersebut.
Pertahanan Diperkuat di Natanz
Aktivitas penguatan pertahanan juga terpantau di sekitar kompleks Natanz, khususnya di area terowongan bawah gunung yang dikenal sebagai Gunung Pickaxe.
Citra satelit menunjukkan pergerakan kendaraan berat, truk pengangkut, dan alat konstruksi yang mengindikasikan pembangunan sistem perlindungan tambahan di lokasi itu.
Rekonstruksi Pangkalan Rudal
Selain fasilitas nuklir, pembangunan kembali juga terlihat di pangkalan rudal dekat Shiraz. Perbandingan citra satelit menunjukkan upaya pembersihan dan rekonstruksi setelah kerusakan akibat konflik sebelumnya.
Pengamat menilai rangkaian aktivitas ini menunjukkan Iran berupaya memperkuat pertahanan fasilitas strategisnya sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap potensi serangan militer di masa mendatang. []








































































