ORINEWS.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 dengan menggelar kegiatan sosial bersama korban banjir di kawasan Hunian Sementara (Huntara), di Aceh Tamiang, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Gerindra Aceh, H. Fadhlullah alias Dek Fadh dan turut dihadiri anggota DPRA Fraksi Gerindra, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Ketua DPC Gerindra Aceh Tamiang, Suprianto, anggota DPRK dari Fraksi Gerindra dan pengurus Partai Gerindra serta simpatisan partai Gerindra.
Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Tamiang, yang juga ketua Pelaksana kegiatan HUT ke-18, Suprianto, ST dalam laporannya mengatakan dalam peringati HUT ke-18 ini, partai Gerindra turut menyalurkan 1.000 santunan kepada anak yatim, 5.000 paket sembako bagi korban banjir, 10 ton beras, serta 24 ekor sapi untuk mendukung tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan dan kegiatan trauma healing bagi anak anak penyintas bencana di Huntara Simpang IV Upah.
Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Provinsi Aceh, Fadlullah mengatakan berbagai kegiatan dalam peringatan HUT Gerindra ke-18 yang di pusatkan di Aceh Tamiang ini menjadi simbol kuat komitmen Gerindra untuk terus hadir, bekerja, dan mendampingi rakyat dalam kondisi apa pun.
Ia menegaskan, bahwa pernyataan Gerindra akan terus bersama rakyat bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata sebagaimana pesan Ketua Umum Prabowo Subianto, agar seluruh kader selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat tertimpa musibah.
Fadhlullah juga menyampaikan, selama bulan Ramadhan mendatang, Posko Komando Gerindra akan menyiapkan ribuan porsi makanan berbuka puasa dan sahur untuk masyarakat Aceh Tamiang.
“Posko tersebut berlokasi di depan Islamic Center Aceh Tamiang dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan, termasuk Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, serta para penyintas banjir.
Kehadiran pemerintah daerah dan masyarakat menjadi penanda kuatnya solidaritas dan kebersamaan dalam momentum tersebut. Rangkaian puncak HUT Gerindra ke-18 ini juga diisi dengan doa dan zikir bersama yang berlangsung khusyuk di Masjid Darussalam, Desa Simpang IV Upah.
Doa dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual sekaligus penguat batin bagi para korban agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“Gerindra tidak akan meninggalkan rakyat. Kami akan terus hadir dan mendampingi masyarakat korban bencana, dari masa darurat hingga pemulihan,” tegas Fadhlullah.
Tak hanya terpusat di Aceh Tamiang, kata Fadhlullah, semangat HUT ke-18 Gerindra juga bergema di seluruh Aceh. Seluruh DPC Gerindra se-Aceh secara serentak melaksanakan aksi sosial serupa.
“Mulai dari pembagian paket bantuan bagi korban banjir, kegiatan kemanusiaan, hingga bakti sosial lainnya, sebagai wujud nyata bahwa Gerindra terus bergerak dan berdampak bersama rakyat,” pungkasnya. []































