ORINEWS.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dan bertemu dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Sesditjen PAUD Dikdasmen), Dr Eko Susanto SE MSi, di Gedung E lantai 5 Kemendikdasmen Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan yang turut didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Besar Sofian SH tersebut, guna membahas berbagai upaya dalam penguatan layanan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di Kabupaten Aceh Besar, termasuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Wakil Bupati Syukri mengatakan, kunjungan tersebut merupakan upaya Pemkab Aceh Besar dalam menjalin sinergi dengan pemerintah pusat guna mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Aceh Besar. Karena itu, kami terus berupaya membangun koordinasi dengan Kemendikdasmen agar program-program nasional dapat selaras dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Syukri.
Menurutnya, dukungan kebijakan dan program dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan, khususnya untuk mempercepat peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Sementara itu, Sesditjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen RI, Dr Eko Susanto, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen kementerian dalam mendukung pemerintah daerah untuk memajukan sektor pendidikan.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk terus aktif berkoordinasi dan mengusulkan program-program prioritas pendidikan. Sinergi pusat dan daerah sangat penting agar peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan efektif dan merata,” kata Eko Susanto.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Kemendikdasmen RI dalam rangka menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Aceh Besar. []

































