ORINEWS.id – Angkatan Laut Israel dan Amerika Serikat menggelar latihan perang gabungan di Laut Merah di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara dengan Iran. Latihan ini berlangsung bersamaan dengan aktivitas militer Iran di Selat Hormuz.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan latihan tersebut telah dimulai sejak Minggu, 1 Februari 2026. Dalam latihan itu, Angkatan Laut Israel beroperasi bersama kapal perang perusak milik Amerika Serikat, USS Delbert D Black, serta sejumlah unsur laut Israel lainnya.
“Ini adalah bagian dari kerja sama berkelanjutan antara Angkatan Laut Israel dan Armada ke-5 AS di arena Laut Merah,” bunyi pernyataan resmi IDF yang dikutip pada Selasa, 3 Februari 2026.
IDF juga menyebut USS Delbert D Black sempat berlabuh di Pelabuhan Eilat sebagai bagian dari kunjungan rutin yang telah direncanakan sebelumnya. Kunjungan tersebut dilakukan dalam kerangka kerja sama strategis yang telah lama terjalin antara kedua angkatan laut.
Latihan gabungan ini berlangsung di tengah dinamika politik kawasan, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih membuka kemungkinan opsi militer terhadap Iran jika upaya negosiasi nuklir yang sedang berlangsung tidak membuahkan hasil.
Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) menegaskan bahwa latihan tersebut bersifat rutin dan merupakan bagian dari agenda kerja sama militer yang telah terjadwal.
“Latihan gabungan tersebut menunjukkan kemitraan militer yang kuat antara Armada ke-5 AS dan Angkatan Laut Israel,” demikian pernyataan Centcom. []

































