TERBARU

Politik

HT Ibrahim Didampingi Abdul Muthalib Salurkan Sembako untuk Korban Banjir Aceh Timur

ORINEWS.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. T. Ibrahim, turun langsung ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur untuk melihat kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan sembako. Kunjungan tersebut dilakukan bersama anggota DPRK Aceh Timur, Abdul Muthalib, pada Selasa (23/12/2025).

Kegiatan kemanusiaan itu menyasar sejumlah desa di Kecamatan Pante Bidari dan Kecamatan Simpang Ulim, yang dalam beberapa waktu terakhir terdampak banjir cukup parah. Selain membagikan kebutuhan pokok, keduanya juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung keluhan serta kebutuhan mendesak di lapangan.

Advertisements
Ad 147

H. T. Ibrahim menyampaikan empati dan penguatan moral kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kita merasakan musibah yang ini sebagai ujian dari Allah SWT, semoga seluruh masyarakat Aceh yang terdampak banjir tetap tabah dalam melewati musibah ini,” kata pria yang akrab disapa Ampon Bram itu.

Baca Juga
Prabowo Tak Perlu Bilang Menang Pilpres karena Jokowi

Sementara itu, Abdul Muthalib menegaskan kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

“Kami turun langsung agar bisa melihat kondisi riil masyarakat di lapangan. Banyak warga yang masih membutuhkan bantuan lanjutan, baik kebutuhan dasar maupun dukungan pemulihan pascabencana,” ujar Abdul Muthalib.

Ia juga berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh elemen masyarakat dalam percepatan penanganan dampak banjir di Aceh Timur.

“Kami mendorong agar penanganan pascabanjir, termasuk perbaikan rumah dan fasilitas umum, dapat segera dilakukan sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” tambahnya.

Bencana banjir di Aceh Timur menimbulkan dampak yang sangat besar. Berdasarkan data terbaru, total kerugian sementara akibat banjir di wilayah tersebut mencapai Rp5,39 triliun.

Baca Juga
Doktor Nurlis: Prabowo-Gibran Pilihan Tepat untuk Generasi Muda

Kerusakan tercatat meliputi 6.717 unit rumah rusak berat, 4.671 unit rusak sedang, dan 7.040 unit rusak ringan, serta kerusakan berbagai fasilitas umum seperti jembatan, jalan, dan sekolah.

Selain kerusakan fisik, banjir juga berdampak pada 267.714 jiwa dari 64.610 keluarga. Dalam peristiwa ini, dilaporkan 52 orang meninggal dunia, 894 orang mengalami luka ringan, dan 306 orang luka berat.

Namun demikian, data kerugian dan jumlah korban tersebut masih bersifat sementara dan terus diperbarui. Sejumlah wilayah dilaporkan masih terisolir dan belum sepenuhnya terjangkau oleh tim pendataan maupun bantuan, sehingga angka tersebut berpotensi berubah seiring perkembangan di lapangan. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks