TERBARU

BisnisEkonomi

Bupati Aceh Besar Soroti Harga Semen di Aceh Lebih Mahal dari Sumut, Ini Respons PT SBA

ORINEWS.id – PT Solusi Bangun Andalas (SBA) memberikan tanggapan atas pernyataan Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, terkait keluhan masyarakat mengenai tingginya harga semen di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Besar yang merupakan lokasi pabrik utama perusahaan tersebut.

Humas PT SBA, Farabi Azwani, mengatakan perusahaan menghargai semua masukan yang disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Kami menghargai semua masukan dari para pemangku kepentingan untuk peningkatan ke depannya,” kata Farabi singkat kepada Orinews, Kamis, 30 Oktober 2025.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar menyampaikan keprihatinan atas harga semen yang dinilai lebih mahal dibandingkan daerah lain seperti Medan, Sumatera Utara (Sumut), padahal semen tersebut diproduksi langsung oleh PT SBA di Lhoknga, Aceh Besar.

“Hari ini masyarakat banyak mengeluhkan harga semen di Aceh yang justru lebih mahal daripada di luar daerah. Padahal, produksinya dari Aceh Besar sendiri. Ini sangat tidak logis dan merugikan masyarakat setempat,” ujar Bupati Syech Muharram usai membuka Lokakarya Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Tenurial MHA di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah, Rabu, 29 Oktober 2025.

Baca Juga
Waspada Gebyar Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoaks

Menurutnya, kondisi tersebut tidak sesuai dengan prinsip keadilan ekonomi daerah. Ia menilai, di tengah situasi masyarakat yang tengah berjuang membangun rumah dan infrastruktur, harga semen seharusnya lebih terjangkau di daerah asal produksinya.

“Semen diproduksi di Aceh Besar, bahan bakunya dari Aceh, tapi harganya di sini malah lebih tinggi daripada di luar. Ini harus dikaji ulang agar tidak memberatkan konsumen,” kata Bupati.

Meski mengkritisi soal harga, Syech Muharram tetap mengapresiasi sejumlah program tanggung jawab sosial (CSR) PT SBA seperti beasiswa, pembangunan fasilitas sosial, dan dukungan terhadap masyarakat sekitar. Namun, ia menegaskan agar program sosial itu tidak mengaburkan persoalan utama yang dirasakan masyarakat.

“Kami menghargai program CSR yang diberikan PT SBA. Tapi jangan sampai bantuan itu menutupi kenyataan bahwa masyarakat Aceh harus membeli semen lebih mahal dari luar daerah. Bantuan sosial tidak boleh membunuh daya beli masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga berharap perusahaan dan pemerintah pusat menindaklanjuti hasil kunjungan Komisi VII DPR RI ke pabrik PT SBA beberapa waktu lalu, guna memastikan kebijakan harga semen lebih berpihak kepada masyarakat Aceh.

“Kami berharap setelah kunjungan Komisi VII DPR RI ke PT SBA ada tindak lanjut nyata untuk penyesuaian harga. Seharusnya semen dari Aceh dijual lebih murah di Aceh, karena semua proses produksinya berasal dari sini,” katanya. []

Baca Juga
Warga Inggris Salurkan Sembako untuk 100 KK di Data Gaseu, Bupati Aceh Besar Ucapkan Terima Kasih

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks