ORINEWS.id – Seniman Aceh Murdani atau yang dikenal dengan nama Nini Gondrong mengaku harus menggadaikan kendaraan pribadi hingga emas demi bisa mengikuti sejumlah kegiatan seni di luar daerah.
Pernyataan itu disampaikan Murdani dalam wawancara terkait minimnya dukungan pemerintah terhadap seniman Aceh yang tampil membawa nama daerah di tingkat nasional.
Menurut dia, selama ini dirinya beberapa kali menerima undangan tampil di sejumlah kota, seperti Bandung dan Surabaya. Namun, proposal bantuan dana yang diajukan kepada instansi terkait di Pemerintah Aceh tidak memperoleh tanggapan maupun dukungan.
“Karena tidak ada bantuan, saya sampai harus menggadaikan kendaraan sendiri untuk bisa berangkat,” kata Murdani.
Ia menjelaskan, keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan seni di luar Aceh bukan semata untuk kepentingan pribadi, melainkan juga sebagai upaya memperkenalkan seni dan budaya Aceh di tingkat nasional.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap para seniman yang membawa nama Aceh dalam berbagai kegiatan kesenian di luar daerah.
Menurut Murdani, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu biaya transportasi dan keberangkatan seniman yang mendapat undangan tampil di luar Aceh.
Ia menilai kesenian daerah juga memerlukan pengakuan dan dukungan resmi agar dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas.
“Harapan kami tentu ada bantuan dari pemerintah terkait, karena kami membawa nama Aceh,” ujarnya.
Selain itu, ia menyebut banyak seniman tetap memilih memenuhi undangan tampil meski menghadapi keterbatasan biaya. Hal tersebut dilakukan karena kecintaan terhadap karya dan dunia seni yang mereka tekuni.
Murdani berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap keberlangsungan seni dan budaya daerah, termasuk mendukung para pelaku seni yang aktif mempromosikan budaya Aceh di berbagai daerah di Indonesia. []






































































